Kalau Menang di Pilkada DKI, Anies-Sandi Janji Akan Angkat Ahok Jadi Penasehat

Anies Baswedan dan Sandiaga Uno, menyatakan ingin menjadikan calon gubernur petahana, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, sebagai salah satu penasihat

Kalau Menang di Pilkada DKI, Anies-Sandi Janji Akan Angkat Ahok Jadi Penasehat
KOMPAS.com / ANDREAS LUKAS ALTOBELI
Calon wakil gubernur DKI Jakarta nomor urut 2 Djarot Saiful Hidayat bersalaman dengan calon gubernur nomor urut 3 Anies Baswedan dalam debat ketiga calon gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta 2017 di Hotel Bidakara, Jakarta, Jumat (10/2/2017). Debat yang terdiri dari enam segmen ini meiliki subtema pemberdayaan perempuan, perlindungan anak, anti-narkotika, dan kebijakan untuk disabilitas. 

TRIBUNJAMBI.COM - Pasangan calon gubernur dan calon wakil gubernur DKI Jakarta nomor pemilihan tiga, Anies Baswedan dan Sandiaga Uno, menyatakan ingin menjadikan calon gubernur petahana, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, sebagai salah satu penasihat apabila mereka terpilih sebagai gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta periode 2017-2022.

Menurut Sandi, ide untuk menjadikan Ahok sebagai penasihat itu muncul setelah ia dan Anies mengunjungi mantan Gubernur DKI, Sutiyoso,di rumahnya di Jalan Kalimanggis, Jatikarya, Bekasi, Senin (6/3/2017).

Sandi mengatakan, saat masih memerintah, Sutiyoso sempat menjadikan beberapa gubernur DKI sebagai penasihat, termasuk Ali Sadikin, Gubernur DKI periode 1966-1977.

"Menurut saya, nanti di kepemimpinan Mas Anies dan Sandi, kita juga harus merangkul, termasuk Pak Basuki. Nanti kita harus ajak sama-sama memikirkan. Supaya continuity, enggak ganti gubernur semua ganti," kata Sandi.

Sementara, kata Anies, menjalankan prinsip kontinuitas akan membuat gubernur yang sedang memerintah punya hubungan baik dengan pendahulunya. Selain itu, gubernur yang sedang memerintah bisa menghargai hasil kerja pendahulunya.

"Seperti bangun rumah. Ada yang ngerjain pondasi, ada yang ngerjain temboknya, ada yang ngerjain genteng. Cuma kalau itu beberapa periode, yang kelihatan ya yang genteng saja, padahal sebenarnya prosesnya panjang," kata Anies.

Reporter: Alsadad Rudi

Editor: rahimin
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved