Harga TBS Jambi Ditetapkan Turun
Harga inti sawit yang turun relatif cukup besar untuk sepekan ke depan, Rp1.718 per kilogram atau dari Rp 8.332 menjadi Rp 6.514 per kilogram
Penulis: Tommy Kurniawan | Editor: Awang Azhari
TRIBUNJAMBI.COM - Harga minyak mentah kelapa sawit atau CPO di Provinsi Jambi periode 3-9 Maret 2017, kembali mengalami penurunan Rp 291 per kilogram. Sehingga harga di pasaran hanya Rp 8.116 per kiloram dari sebelumnya Rp 8.407.
Tak hanya itu, menurut Pejabat Penetapan Harga TBS Sawit Provinsi Jambi Putri Rainun, selain harga CPO, harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit dan inti sawit juga mengalami penuruna dari periode sebelumnya.
"Harga inti sawit yang turun relatif cukup besar untuk sepekan ke depan, Rp1.718 per kilogram atau dari Rp 8.332 menjadi Rp 6.514 per kilogram dengan indeks yang dipakai 91,29 persen," katanya, kemarin.
Sedangkan untuk harga TBS kelapa sawit di Jambi turun sebesar Rp 87 per kilogram.
"Untuk harga TBS usia tanam 3 tahun ditetapkan Rp1.509 per kilogram, usia tanam 4 tahun Rp1.612, usia tanam 5 tahun Rp1.686, usia tanam 6 tahun Rp 1.757, dan usia tanam 7 tahun Rp1.801 per kilogram," urai Putri.
Selanjutnya, untuk usia tanam 8 tahun senilai Rp1.840 per kilogram, usia tanam 9 tahun Rp1.876, usia tanam 10 s.d. 20 tahun Rp1.934, usia 21 s.d. 24 tahun Rp1.876, kemudian di atas 25 tahun Rp1.791 per kiloram.
"Penetapan harga CPO, TBS, dan inti sawit merupakan kesepakatan tim perumus tiap minggunya. Dalam setiap rapat dihadiri para pengusaha, koperasi, dan kelompok tani sawit setempat," katanya.
Untuk diketahui, saat ini Provinsi Jambi, memiliki luas areal lahan perkebunan kelapa sawit sekitar 962.000 hektare, tersebar di 10 kabupaten dengan produksi sekitar 1.000.000 ton/tahun. "Kelapa sawit menjadi komoditas andalan di bidang perkebunan," pungkasnya. (kur)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/20150917_sawit_20150917_234316.jpg)