Warga Mengeluh, Jalan Batangasai Dipenuhi Semak Belukar

Sepanjang jalan utama Sarolangun- Batangasai dikeluhkan pengendara. Pasalnya di pinggir jalan dipenuhi semak belukar

Penulis: Herupitra | Editor: bandot
TRIBUN JAMBI/HERU PITRA
Jalan di Batang Asai beberapa waktu lalu 

TRIBUNJAMBI.COM - Sepanjang jalan utama Sarolangun- Batangasai dikeluhkan pengendara. Pasalnya di pinggir jalan dipenuhi semak belukar.

Mawel salah seorang sopir Travel Sarolangun Batangasai menggeluhkan kondisi tersebut. Dia mengatakan, sepanjang pinggir terutama di Desa Bukit Bulan, Kecamatan Batangasai dan Desa Sekamis, Kecamatan Cermin Nan Gedang (CNG) jalan penuhi semak belukar.

"Kondisi jalan utama Sarolangun Batangasai ini banyak belokan, terus jalannya mendaki dan menurun. Jadi kami sangat susah kalau banyak rumput yang tinggi disepanjang jalan. Sebab tidak bisa melihat jika ada penggendara lain dari arus yang berlawanan,” kata Mawel, Minggu (21/2).

Kondisi tersebut, dirinya dan penggendara lain harus behati-hati setiap melintas. Klason harus terus dibunyikan, agar penggendara yang berlawanan arus tahu kalau ada yang melintas agar tidak terjadi kecelakaan.

"Sudah jalannya terjal naik turun, banyak lobang dan banyak belokan, kiri kanan sepanjang jalan banyak semak belukar lagi, apo dak rawan terjadi kecelakaan. Jadi kalau penggendara yang melintas harus memakai kendaraan yang memang betul-betul dalam kondisi sehat,” paparnya.

Oleh sebab itu, dirinya berharap ada perhatian dari pemerintah melalui dinas terkait untuk perawatan jalan. Seperti membersihkan rumput di pinggir jalan agar tidak ada rumput yang menjulang tinggi.

”Kami ini cuma berharap ado perhatian dari pemerintah bae. Jangan sampai sudah jalannya banyak lobang dan rusak, pinggir jalannya banyak semak belukar,” harapnya.

Hal senada juga dikeluhkan oleh Felix salah satu warga Batangasai. Dia mengatakan, bahwa sering terjadi kecelakaan di Desa Bukit Bulan karna penggendara tidak melihat ada kendaraan lain yang melintas dari arus berlawanan.

”Kalau penggendara yang baru satu atau dua kali melintas jalan ini, kemungkinan besar terjadi kecelakaan. Tapi kalau sudah sering kali melintas biasanya tahu dan hati-hati kalau bawa kendaraan,” tandasnya.

Terpisah Pj Bupati Sarolangun, Arief Munandar dikonfirmasi beberapa waktu lalu mengatakan, bahwa 2017 Pemkab Sarolangun masih memprioritaskan perbaikan jalan.

"Untuk tahun ini (2017. red) dana APBD yang disiapkan Pemkab Sarolangun untuk infrastuktur sekitar Rp 100 Milyar yang akan disebar disemua Kecamatan,” kata Pj Bupati.

Sumber: Tribun Jambi
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved