Rabu, 15 April 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Penemuan Terbaru, Obat untuk Anak Seorang Perokok Perlu Dosis Lebih Tinggi

"Jika ayahmu merokok artinya kemoterapi mungkin kurang efektif untukmu? Apakah Anda lebih atau kurang mungkin untuk merokok?" ucap Rando.

Editor: Awang Azhari
istimewa
Pria dia iklan rokok 

TRIBUNJAMBI.COM - Apakah Anda seorang ayah yang merokok? Berhati-hatilah karena merokok tak hanya dikenal dapat merusak sistem pernapasan anak dan meningkatkan risiko penyakit lainnya.

Menurut penelitian terbaru di University of Massachusetts Medical School, ayah perokok berisiko memiliki anak yang kurang responsif terhadap obat-obatan tertentu, seperti antibiotik, obat antidepresan, bahkan kemoterapi.

Seorang ahli biokimia dan farmakologi molekuler, Dr Oliver Rando mengatakan, hal ini terjadi karena kebiasaan merokok membuat tubuh anak memiliki toleransi tinggi terhadap obat-obatan kimia. Perlu dosis tinggi untuk membuat obat tersebut menjadi efektif di tubuh anak.

"Jika ayahmu merokok artinya kemoterapi mungkin kurang efektif untukmu? Apakah Anda lebih atau kurang mungkin untuk merokok?" ucap Rando.

Peneliti menyimpulkan, kebiasaan merokok pada ayah bisa membuat anak kebal terhadap obat yang mungkin akan menyelamatkan nyawanya jika sakit. Jika obat kurang responsif, penyakit pada anak akan sulit disembuhkan.

Namun, penelitian epigenetik ini baru dilakukan terhadap tikus. Selanjutnya, peneliti berencana untuk menganalisis apakah obat-obatan penghilang rasa sakit juga akan memengaruhi anak dengan ayah perokok.

Menurut Rando penelitian mengenai bahaya merokok yang diwariskan keluarga kepada anak-anaknya sangat penting dilakukan. Generasi berikutnya akan terus menerima dampak buruk jika lingkungan sekitarnya banyak perokok.

Mereka pun berpotensi untuk menjadi perokok dan kembali mewarisi dampak negatif dari merokok kepada generasi mendatang. 

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved