EDITORIAL
Hitung Cepat
SEBANYAK 101 pemilihan kepala daerah (pilkada) di berbagai daerah digelar serentak pada hari kemarin. Dan di Jambi, ada tiga pilkada yang berlangsung,
SEBANYAK 101 pemilihan kepala daerah (pilkada) di berbagai daerah digelar serentak pada hari kemarin. Dan di Jambi, ada tiga pilkada yang berlangsung, yaitu Pilkada Tebo, Sarolangun, dan Muarojambi.
Dari berbagai pemberitaan yang beredar kemarin, terutama dari pantauan pelaksanaan pencoblosan, patut disyukuri bahwa tidak banyak gejolak berarti yang terjadi. Mudah-mudahan apa yang terlihat memang sesuai dengan yang terjadi di lapangan, bahwa pilkada serentak ini Jambi khususnya, dan di berbagai daerah di Indonesia berlangsung aman dan damai.
Memang tak lepas terjadi kecurangan, dan kekurangan. Beberapa yang menonjol dan terlihat, seperti masih banyak warga yang tidak mendapat hak untuk menyalurkan pilihannya karena tidak terdata.
Patut disayangkan bahwa hal tersebut masih terjadi, yang menggambarkan ketidaksiapan KPU daerah melakukan pendataan.
Setelah pukul 13.00 WIB kemarin, hasil hitung cepat juga sudah beredar, mulai dari di media televisi, media online, radio, hingga ke media sosial. Data-data hasil hitung cepat berseliweran, terutama yang banyak mendapat sorotan adalah hasil Pilkada DKI Jakarta.
Hasil hitung cepat ini ternyata cukup diandalkan oleh warga untuk melihat siapa kandidat yang kemungkinan besar unggul. Dan biasanya, klaim-klaim kemenangan pun seringkali terjadi, sampai ke tingkat pendukung di akar rumput.
Riuh rendah pendukung setelah pencoblosan melihat hasil hitung cepat bisa saja memicu situasi memanas, antar pendukung yang mengklaim pasangannyalah yang unggul.
Patut diingat bahwa hasil hitung cepat, meski secara statistik memiliki ketepatan yang amat mendekati, secara etika sebaiknya parapihak tetap menahan diri dan bersabar untuk menunggu hasil penghitungan resmi dari KPU dari tiap daerah. (*)