EDITORIAL

Jagalah Sportivitas

PESTA demokrasi yang bernama pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak tinggal menghitung hari. Tiga kabupaten di Provinsi Jambi yakni Kabupaten Muar

Editor: Duanto AS

PESTA demokrasi yang bernama pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak tinggal menghitung hari. Tiga kabupaten di Provinsi Jambi yakni Kabupaten Muarojambi, Sarolangun dan Tebo, siap-siap menanti hari "H" pelaksanaan pencoblosan.

Berbarengan dengan itu segala sesuatunya berkaitan dengan tahapan pilkada pun sebagian besar sudah dilaksanakan. Ya, tanggal 15 Februari 2017 sudah di depan mata. Hari penting ini merupakan momentum periodik lima tahunan yang akan menentukan masa depan daerah bersangkutan.

Suara anda sangat berharga, dan suara anda bisa mengubah perjalanan "negeri" yang anda huni. Nah, apakah anda sudah punya pilihan (khusus yang menetap di tiga kabupaten tadi).

Satu hal yang perlu digarisbawahi anda jangan salah pilih pasangan calon (paslon). Di lain pihak ada juga pemilih yang masa bodoh dengan hiruk pikuk pesta demokrasi ini. Persentasenya cukup tinggi (berdasarkan data sebelumnya). Ini biasanya disebut golput (golongan putih). Mereka tidak peduli siapapun yang akan menang di pilkada.

Pendek kata siapapun yang terpilih nanti dia adalah pilihan anda. Meskipun tidak menutup kemungkinan ada juga diantara pemilih yang "dipaksa" untuk memilih paslon tertentu. Barangkali saja, mereka diiming-imingi uang atau apapunlah. Yang jelas anda sudah menusuk paslon itu di bilik suara.

Jadi tidak ada alasan lagi anda salah pilih. Andai kata jago anda yang keluar sebagai pemenang pada pilkada nanti, itulah pilihan anda. Maka anda harus menjaga dia hingga berakhir masa jabatannya. Karena apapun dalihnya anda punya andil besar turut menjadikan pasangan ini duduk di singgasana.

Artinya anda berhak mengingatkan dia menjadi pemimpin yang arif bijaksana dan tidak keliru dalam melangkah, termasuk juga tidak sewenang-wenang atau menyalahgunakan kekuasaan. Lebih dari itu, anda juga tidak boleh bersikap mentang-mentang atau pakai ilmu "aji mumpung" memanfaatkan kekuasaannya untuk kepentingan tertentu.

Terpenting dari semua itu kita berharap pilkada serentak nanti berlangsung damai dan nyaman. Suasana kondusif adalah di atas segala-galanya. Para pendukung masing-masing paslon diminta mewujudkan suasana sejuk. Pilihan boleh beda, tapi tali silaturahim tidak boleh putus.

Ibarat nonton pertandingan sepakbola, jadilah penonton yang baik, jangan pula ikut menendang bola. Kata orang bijak, menang kalah dalam suatu pertandingan adalah hal biasa. Menerima kekalahan dengan lapang dada dan berjiwa kesatria adalah hal luar biasa. Kuncinya jagalah sportivitas. (*)

Sumber: Tribun Jambi
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved