Dishub Masih Takut Buka Terminal

Pascaoperasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan Tim Saber Pungli pada 4 oknum di Dinas Perhubungan Batanghari,

Penulis: Suci Rahayu PK | Editor: Fifi Suryani
zoom-inlihat foto Dishub Masih Takut Buka Terminal
tribunjambi/suang sitanggang
Petugas Dishub Batanghari menarik retribusi dari truk

TRIBUNJAMBI.COM, MUARABULIAN - Pascaoperasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan Tim Saber Pungli pada 4 oknum di Dinas Perhubungan Batanghari, terminal Muara Bulian hingga saat ini belum beroperasi.

Menurut Plt Kadishub Batanghari, Sopyan penutupan terminal sampai saat ini karena pihak Dishub masih menunggu kebijakan maupun aturan yang jelas dari kepala daerah terkait operasional terminal.

Terhitung 13 hari pasca OTT Terminal Muara Bulian terlihat tidak dibuka dan tidak ada aktivitas. Padahal biasanya beberapa petugas Dishub memungut retribusi di depan terminal.

"Sejak 13 hari lalu, di terminal tidak ada pemungutan retribusi terminal, dan hal ini tentu berimbas pada realisasi target Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor ini," kata Plt Kadishub Batanghari, Sopyan, Kamis (2/2).

Tahun ini retribusi terminal ditargetkan sebesar Rp 513.114.000. "Sebagai pembanding, sebelum adanya kejadian itu (OTT,red) dalam 19 hari kerja pungutan retribusi terminal bisa mengumpulkan PAD sebesar Rp 41 juta, dengan estimasi perhari petugas bisa memungut retribusi sebesar Rp 2,5 juta," ujarnya.

"Jika belum boleh beroperasi pemungutan retribusi terminal, berapa banyak PAD yang menguap," imbuhnya.

Sementara terkait pemungutan retribusi terminal di jalan raya dan bukan di dalam terminal, Sopyan beralasan jika kondisi terminal tidak memadai untuk menampung kendaraan yang masuk.

Pemungutan retribusi ini sesuai dengan Perda no 20 tahun 2011, tentang Retribusi Terminal.

Sementara itu terkait kelanjutan penyidikan tim saber pungli, masih melanjutkan prosesnya.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved