VIDEO

VIDEO Gadis Manis Dilamar Pujaan Hati di Pesawat

Buah manis pun diraih Riza dari niat baik nan tulusnya itu. Ternyata kru kabin menyambut dengan hangat ide nekatnya untuk melamar.

TRIBUNJAMBI.COM - Seorang gadis dilamar oleh sang pujaan hati untuk menikah dengannya ketika dalam perjalanan di pesawat, mungkin hal tersebut hanya akan ada dalam cerita fiksi film-film di layar kaca. Namun ternyata, romantisme kisah seperti itu tak sepenuhnya terjadi di dunia perfilman. Momen serupa nyata terjadi dan bahkan lebih mengharukan dari yang Anda lihat dalam cerita film televisi.

Selama tujuh tahun sang gadis menjalin tali kasih dengan sang kekasih yang tak pernah melakukan hal yang romantis, tanpa diduga Riza Soejadi melamar Vicky Kuen di pesawat yang disaksikan seluruh penumpang dan awak kabin saat dalam penerbangan menuju Bali.

Untuk mengabadikan dan mengungkapkan kebahagian tiada tara saat itu, Vicky pun mengunggah video momen tersebut ke akun sosial medianya. “Ini dia momen saat cowo gue yg ga pernah romantis, sok ngelamar depan satu pesawat …,” tulis Vicky pada caption foto manis yang ia unggah di akun instagramnya.

Peristiwa bahagia tersebut bermula ketika Vicky bersama Riza serta beberapa kawan lainnya hendak menghadiri resepsi pernikahan sahabat mereka saat di bangku kuliah dulu, Dian Tami Kosasih, yang dilangsungkan di Waka Gangga Resort, Bali, Sabtu (21/1).

Bersama sepasang calon pengantin baru itu, mereka hendak bertolak dari Cengkareng menuju Denpasar menggunakan maskapai Sriwijaya Air yang lepas landas pada pukul 06:00 WIB.

Kira-kira 30 menit sebelum mendarat di Denpasar, cerita Vicky dalam pesan singkatnya kepada Angkasa tentang kisah bahagianya itu, dengan spontan terbersit dalam benak Riza untuk menggunakan pengeras suara kru kabin (publik address system) sebagai sarana untuk mengungkapkan isi hatinya.

“Idenya spontan, sempet nanya ke Ramond, suami Dian, ‘perlu izin ga’?” tutur Vicky, Minggu (22/1) malam.

Buah manis pun diraih Riza dari niat baik nan tulusnya itu. Ternyata kru kabin Sriwijaya Air menyambut dengan hangat ide nekatnya untuk meyatakan keingginannya melamar Vicky melalui publik address system.

“Jadi awalnya aku enggak sempet mikir gitu, awalnya Riza kasih video yang berisi testimoni sahabat sampai keluarga terdekat tentang aku dan Riza. Nah pas nonton, tiba-tiba suara pramugari manggil aku di pengeras suara kabin,” terang Vicky yang merupakan seorang reporter Kompas TV.

Vicky pun mengaku kaget saat itu dan dengan penuh tanya di benaknya, ia langsung menuju ke depan kabin menemui pramugari yang memanggilnya dengan publik announce. Pikirnya ada barang bawaannya yang tertinggal.

Dengan tenang Riza pun keluar dari kursinya dan berjalan menuju depan kabin untuk menjalankan idenya. Pengeras suara kru kabin pun dipegangnya dan dengan penuh keberanian sang pujangga pun mengajak pujaan hatinya untuk menikah dengannya.

“Satu hal yang mau aku tanyain sama kamu untuk kali ini,” ungkap Riza kepada Vicky.

Sambil mengeluarkan cincin dari saku celananya lalu berlutut di hadapan sang kekasih, Riza lanjut mengatakan, “Maukah kamu menikah sama aku untuk pertama dan terakhir kalinya?” ungkap Riza kepada Vicky dengan menggunakan publik address system yang digenggamnya.

Seraya menyaksikan momen langka nan mengharukan, para penumpang pun bersorak “Mau.. Mau.. Mau.. Mau..” seakan memberi dorongan kekuatan kepada Vicky untuk menerima pernyataan tulus Riza, karena dirinya yang hanya mampu memberikan senyum bahagia dan tak kuasa menahan haru, seakan lemah berkata-kata.

“Kalau memang kamu yakin mau menikah sama aku, tolong terima cincin ini. Maukah kamu menikah sama aku sampai akhir hayat memisahkan kita?” tegas Riza yang menjadi dambaan hatinya sejak bangku kuliah.

Perasaan bahagia, haru dan malu bercampur menjadi satu dalam diri Vicky, hingga ia pun hanya mampu menganggukkan kepala tanpa kata untuk menjawab ajakan Riza yang ingin membawanya menuju bahtera suci, seraya ingin segera menyusul pernikahan Dian.

Mendapat sinya positif dari Vicky, Riza pun menggapai tangan kiri kekasihnya itu untuk memasangkan cincin ke jarinya. Usai disematkan cincin tersebut di jari Vicky, para penumpang pun meminta Vicky untuk memberikan testimoni atas kebahagian yang menyelimutnya.

“Iya ramai banget, karena itu gabung flight-nya dengan yang ke Dili. Rasanya ya tengsin, malu, tapi terharu banget karena enggak nyangka,” pungkasnya.(Fery Setiawan)
Sumber: Angkasa.co.id

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved