Masyarakat Diminta Hati-hati, Enam Pelaku Masih Berkeliaran

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Polisi terus melakukan pemeriksaan terhadap dua dari delapan pelaku sindikat

Penulis: Rian Aidilfi Afriandi | Editor: ridwan
TRIBUN JAMBI/RIAN AIDILFI AFRIANDI
28012017_penipuan atm 

Laporan wartawan Tribun Rian

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Polisi terus melakukan pemeriksaan terhadap dua dari delapan pelaku sindikat penipuan Anjungan Tunai Mandiri (ATM) yang belum lama ini ditangkap Polsek Pasar saat beraksi. Kedua pelaku adalah Irpan (19) warga Kabupaten Bungo, serta Suandi alias Andi (32) warga Kecamatan Bogor, Provinsi Jawa Barat.

Namun, enam pelaku lainnya masih berkeliaran. Polisi juga terus melakukan pengembangan untuk memburu para pelaku lainnya yang disinyalir ke Jakarta dan Jawa Barat.

"Kita terus memburu pelaku lainnya ke luar wilayah Kota Jambi. Selan itu berkoordinasi dengan kepolisian setempat," ujar Kapolsek Telanaipura, Kompol Ahmad Bastari Yusuf saat dikonfirmasi, Sabtu (28/1).

Kata Bastari, pengakuan kedua pelaku sejauh ini mereka sudah 19 kali beraksi, dan tak hanya di Kota Jambi. Jika pelaku lainnya berhasil ditangkap, kemungkinan akan ada TKP tambahan di luar Kota Jambi.

Kedua pelaku ditangkap di sebuah ATM dekat SPBU Beringin, Kecamatan Jambi Selatan, Kota Jambi. Pelaku merupakan sindikat antar provinsi.

Modus mereka dengan mengintai korbannya yang akan menggunakan mesin ATM. Sebelumnya, mesin ATM yang akan digunakan korban sudah 'dikerjai' oleh pelaku dengan menempelkan lem pada lubang masuk kartu.

Hal itu dilakukan, seolah-olah kartu ATM korban tertelan mesin saat melakukan penarikan uang. Lalu, seorang pelaku akan datang menghampiri korban dan mengaku sebagai petugas bank.

Korban selanjutnya diarahkan untuk menghubungi nomor call center yang tertera di mesih ATM tersebut. Padahal, nomor tersebut adalah milik pelaku lain yang berada di tempat berbeda.

Pelaku yang dihubungi lantas meminta korban untuk menyebutkan nomor PIN ATM nya. Setelah disebutkan, korban diminta untuk menuju bank melaporkan kejadian tersebut.

Begitu korban pergi, pelaku yang mengintai di dekat mesin ATM langsung menggasak uang korban. Uang korban langsung ditransfer ke rekening pelaku lainnya. (adi)

Sumber: Tribun Jambi
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved