Perayaan Imlek

Pedagang Hio Imlek Terimbas Pelambatan Ekonomi

Lela (39), pedagang hio musiman di Wihara Setia Budi, Jalan Irian Barat, Medan Timur, mengaku omzet penjualannya

Editor: Fifi Suryani

TRIBUNJAMBI.COM, MEDAN - Lela (39), pedagang hio musiman di Wihara Setia Budi, Jalan Irian Barat, Medan Timur, mengaku omzet penjualannya menurun dibanding tahun sebelumnya.
Lela menduga pelanggan enggan membeli dagangannya lantaran telah lebih dulu membawa hio dari rumah.

"Kalau tahun lalu omzet penjualan kami lumayan. Saya berdagang di sini sudah dari tahun 2000 kemarin. Sekarang sudah 16 tahunlah," ungkap Lela, Sabtu (28/1/2017).

Wanita beranak satu ini berujar pada tahun lalu ia bisa menjual puluhan hingga ratusan hio. Pendapatan bisa ia gunakan untuk menambah kebutuhan keluarga. "Tahun ini sepi sekali. Enggak seperti tahun sebelumnya yang memang ramai pembeli," kata Lela sibuk menawarkan dagangannya kepada warga Tionghoa yang hendak sembahyang.

Dari penuturan Lela, tiap hionya ia hanya mengambil untung Rp 2.000 sampai Rp 7.000 tergantung ukuran. Untuk modal tiap hio hanya Rp 8.000. "Untungnya enggak besar-besar kali kok. Relatif murahlah. Apalagi ini kan suasana Imlek," kata warga Helvetia ini.

Sumber: Tribunnews
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved