Kasus Pemerkosaan

Pelecehan terhadap Anak Meningkat, Pengakuan Terdakwa Karena tak Kuat Menahan Nafsu

Kasus pelanggaran perlindungan anak dan keterlibatan anak terhadap masalah hukum di Kabupaten

Pelecehan terhadap Anak Meningkat, Pengakuan Terdakwa Karena tak Kuat Menahan Nafsu
Shutterstock
Ilustrasi penganiayaan anak-anak. 

TRIBUNJAMBI.COM, SAROLANGUN - Kasus pelanggaran perlindungan anak dan keterlibatan anak terhadap masalah hukum di Kabupaten Sarolangun meningkat hingga 120 persen. Jika pada 2015 terdapat empat kasus, namun 2016 meningkat menjadi sembilan kasus.

Hal itu disampaikan Kajari Sarolangun, Nur Deny melalui Kasi Pidum ditemui awal pekan kemarin.

Dia menyebutkan, terjadi peningkatan kasus pelanggaran perlindungan anak yang mereka tangani hingga sampai ke meja hijau selama 2016.

“Kalau dibanding tahun 2015 sangat jauh meningkat, mencapai 120 persen. Ini artinya sangat mengkhawatirkan bagi anak-anak,” jelasnya.

Dia menyebutkan, pada tahun 2015 mereka hanya menangani empat kasus yang melibatkan anak-anak. Sementara pada 2016 ada sembilan kasus keterlibatan anak.

“Jika dipersentasekan, maka jauh meningkat kasus pelanggaran perlindungan anak pada 2016 lalu,” sebutnya.

Pada umumnya, dari kasus yang mereka tangani, terutama yang melibatkan anak-anak. Terutama terhadap kasus pelecehan seksual sesama anak-anak, diakibatkan faktor lingkungan.

“Rata rata dari pengakuan para terdakwa sering nonton film blue, dan tidak kuat menahan nafsu,” tuturnya.

Para pelaku dan korban pada umumnya ucapnya, merupakan orang dekat. Bahkan pelaku dan korban saling mengenal satu sama lain.

“Jarang pelaku orang yang baru dikenal. Artinya pelaku sudah mengetahui siapa korbanya,” bebernya.

Dijelaskannya, pihaknya dalam menangani kasus perlindungan anak, tuntutanya sudah sangat tinggi. Tujuanya adalah agar para pelaku dapat jera dan tidak mengulangi perbuatannya lagi.

“Kami tuntut sangat tinggi,dan ini juga sudah sesui dengan UU Perlindungan anak. Bahkan vonis tertinggi pada tahun 2015 ada yang divonis selama 12 enam bulan,” tandasnya.

Penulis: heru
Editor: fifi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved