Penyakit Sulami si Manusia Kayu jadi Perhatian Internasional, ini Komentar Ganjar Pranowo

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowomenyebut penyakit yang diderita Sulami (35) menjadi perhatian dunia internasional

Penyakit Sulami si Manusia Kayu jadi Perhatian Internasional, ini Komentar Ganjar Pranowo
Instagram/Ganjar Pranowo
Ketua KAGAMA Ganjar Pranowo Ngevlog di Tribun Jambi 

TRIBUNJAMBI.COM - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowomenyebut penyakit yang diderita Sulami (35) menjadi perhatian dunia internasional dan menjadi pembicaraan dunia kesehatan.

Sebab, kata dia, penyakit yang dialami Sulami terbilang langka dan bahkan bisa dikatakan baru pertama kali terjadi.

“Ada kira ada dua problem serius dalam perkara ini, pertama problem kemanusiaan, kedua tantangan di dunia kesehatan,” kata Ganjar seusai menjenguk Sulami di RS Dr Moewardi Solo, Rabu (25/1/2017) malam tadi.

Sulami merupakan warga Sragen yang diduga terserang penyakit ankylosing spondylitis. Imbas dari penyakit itu, seluruh sendi tubuhnya tidak bisa digerakkan sehingga dia dijuluki “manusia kayu”.

Keadaan itu bahkan sudah berlangsung selama 13 tahun terakhir.

Ganjar menjelaskan, problem kemanusiaan yang dimaksud ialah kepedulian warga sekitar terhadap Sulami. Kondisi Sulami akhirnya dilaporkan oleh warga hingga perempuan itu selanjutnya dibawa ke rumah sakit.

“Ini aslinya sudah lama, dan saya terima kasih pada PSKS Sragen karena telah membantu. Dapat laporan itu, saya perintahkan via Twitter ke rumah sakit ini,” tambahnya.

Sementara terkait tantangan di dunia kesehatan, kasus Sulami harus mendorong terciptanya solusi untuk mengatasi penyakit tersebut.

“Saya nanti akan membantu perkembangannya, barangkali bisa juga nanti dibantu dunia internasional,” tambahnya.

Sebelumnya, Ganjar menjenguk Sulami di rumah sakit pada pukul 18.30 WIB. Saat tiba, gubernur langsung dipersilakan masuk ke ruang perawatan.

Setelah menjenguk, Ganjar mengatakan ada tindakan sementara yang akan dilakukan, yaitu mencoba menekuk badan hingga targetnya pasien bisa duduk.

Dokter RS Moewardi, dr Arif Nurudin menambahkan, Sulami dirawat dengan pengawasan langsung dari beberapa dokter ortopedi, serta dokter spesialis lain.

Sejauh ini, kata dia, fasilitas yang ada di rumah sakit mencukupi untuk merawat sang pasien.

“Mencukupi, target duduk kita masih optimistis. Semangat yang timbul dari Bu Sulami sudah cukup baik,” imbuh Arif.

Editor: bandot
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved