Bagi Anies, Debat Itu Diskusi

Adapun dalam debat kedua, Anies berharap dua cagub lain mendapat porsi bicara lebih banyak dibanding cawagubnya.

Editor: Nani Rachmaini
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Pasangan Calon nomor urut 3 Anies Baswedan dan Sandiaga Uno saat mengikuti debat Calon Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta di Jakarta, Jumat (13/1/2017). Dalam debat pertama kali ini KPU DKI Jakarta mengangkat tiga isu, yakni sosial-ekonomi, pendidikan-kesehatan, dan lingkungan-transportasi. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN 

TRIBUNJAMBI.COM, JAKARTA - Calon gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, mengaku siap menghadapi debat kedua cagub-cawagub DKI Jakarta pada Jumat (27/1/2017). Debat kedua akan membahas soal reformasi birokrasi.

"Saya cool saja, biasa saja. Debat itu bukan proses mendadak," kata Anies, di Jakarta Barat, Selasa (24/1/2017).

Anies mengatakan bahwa debat seperti berdiskusi dan sudah dia alami sejak di bangku SMA. Dia pun mengaku terbiasa bila dikritik di depan banyak orang.

"Justru saya sering mengatakan lawan debat itu teman berpikir," ucap Anies.

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu menambahkan, bila seseorang memosisikan lawan debat sebagai teman berpikir maka tak akan ada pihak yang tersulut emosinya saat debat berlangsung.

Adapun dalam debat kedua, Anies berharap dua cagub lain mendapat porsi bicara lebih banyak dibanding cawagubnya. Menurut Anies, cagub harus memiliki kemampuan soal reformasi birokrasi.

Di sisi lain, Anies mengaku sudah memiliki pengalaman terkait reformasi birokrasi saat dia menjadi Menteri Pendidikan dan Kebudayaan. Dia mengaku tak memiliki persiapan khusus kecuali memperbarui dan memperdalam data untuk debat nanti.

"Secara substansi sebenarnya selama ini kita membicarakan semua, reformasi birokrasi," ujar Anies.

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved