Ini Saran Nahdlatul Ulama Untuk FPI

Sekretaris Lajnah Ta'lif wan Nasyr PBNU Savic Alieha menyarankan agar Front Pembela Islam (FPI) berubah jadi Partai Politik.

Editor: Awang Azhari
Tribunnews.com
Nahdlatul Ulama (NU) 

TRIBUNJAMBI.COM - Sekretaris Lajnah Ta'lif wan Nasyr PBNU Savic Alieha menyarankan agar Front Pembela Islam (FPI) berubah jadi Partai Politik.

Tujuan Savic berpendapat hal tersebut, agar aksi yang FPI lakukan selama bisa dibatasi sesuai aturan layaknya parpol.

"Baiknya mereka buat partai islam sendiri," ujar Savic di Jakarta, Selasa (24/1/2017).

Savic menjelaskan jika FPI menjadi partai politik, tidak bisa sembarangan melakukan kampanye.

Apalagi saat ini Savic menilai aksi yang dilakukan FPI sudah memberi ketakutan masyarakat.

"Semangat politik identitas dalam ruang demokrasi punya ruang, batasnya harus jelas, dia nggak boleh berkampanye dan mengancam umat yang lain," ujar Savic.

Savic menambahkan ormas yang dipimpin oleh Rizieq Shihab hanya boleh menyuarakan aksi politik saja.

Sehingga aksi yang mengandung unsur SARA menurut Savic bisa dihilangkan.

"Sehingga bisa memperjuangakn politiknya masing-masing, hanya kampanye dan tidak bisa ngancam," ujar Savic.

Sumber: Tribunnews
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved