Breaking News:

Aktivitas PETI Meluas Sampai ke Lembah Masurai, Sungai Tembesi Tercemar

Jika selama ini ada diwilayah Kecamatan Pengkalan Jambu, Sungai Manau, Tabir. Kini aktivitas tersebut telah merambah kecamatan Muara Siausu

TRIBUN JAMBI/AWANG AZHARI
17032016_RAZIA PETI 

TRIBUNJAMBI.COM – Aktivitas PETI di Kabupaten Merangin mulai meluas ke beberapa kecamatan. Jika selama ini ada diwilayah Kecamatan Pengkalan Jambu, Sungai Manau, Tabir. Kini aktivitas tersebut telah merambah kecamatan Muara Siau, Lembah Masurai dan Tiang Pumpung.

Warga yang tinggal disepanjang aliran sungai batang Tembesi kini mengeluhkan kondisi air sungai Tembesi yang diduga tercemar limbah Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI).

Suardi, Camat Muara Siau mengungkapkan, biasanya Batang Tembesi airnya jernih. Namun sejak sebulan yang lalu kondisinya keruh.

Kondisi itu membuat masyarakat tidak bisa lagi menggunakan air sungai Tembesi untuk keperluan sehari-hari.

”Air Batang Tembesi sangat jernih, sejak sebulan lalu airnya sudah tidak layak diminum oleh masyarakat. Kami kira ada aktivitas PETI dari bagian hulu sungai," ungkap Suardi.

”Kami sangat berharap kepadap pemerintah bagaimana memberantas ini supaya tidak berlarut. Karena banyak masyarakat yang bergantung dengan sungai itu," tambahnya lagi.

Senada juga dikatakan, Hendri, Camat Lembah Masurai bahwa aktivitas PETI sudah mengerogoti wilayah Lembah Masurai, tepatnya disekita wilayah Desa Muara Pangi.

”Sudah beraktivitas di wilayah ulu Tembesi, sudah beraktivitas sebulan setengah. Informasinya sudah masuk lagi 3 alat," sebut Hendri.

Hendri menyebutkan, perlu perhatian serius dan operasi besar-besaran untuk menghalau aktivitas PETI di hulu sungai Tembesi itu. Apa lagi aktivitas PETI yang masuk dari Batang Asai itu sudah mencemari air sungai.

”Kami minta pihak berwajib melakukan operasi besar-besaran. Karena sungai tembesi menjadi jantung bagi warga, kalau dibiarkan tercemar tentu ini sangat merugikan banyak masyarakat," kata Hendri.(pit)

Pemkab Akan Lakukan Penindakan

BUPATI Merangin, Al Haris mengaku telah mendapat laporan dari bawahannya. Untuk itu Dia akan membicarakan hal itu dengan Kapolres dan Dandim 0420/Sarko dan akan melakukan pengusiran terhadap pelaku PETI diwilayah tersebut.

"Ini akan dilakukan operasi, nanti akan saya diskusikan dengan Polres dan Dandim. Intinya ini akan kita lakukan penindakan," tegas Al Haris.

Sementara itu Kapolres Merangin, melalui Kabag Ops Kompol Suharyoto mengatakan, bahwa terkait aktivitas PETI di wilayah tersebut pihaknya sudah melakukan rapat, dan berencana melakukan operasi.

"Operasi nanti kami melibatkan teknisi, karena untuk membawa barang bukti alat berat sangat sulit. Jadi kita teknisi yang membuat alat berat itu tidak bisa beroperasi, biar alat berat jadi barang rongsokan," sebutnya.

"Nanti akan diatur srategi untuk operasi, nantinya akan turun dari dua lokasi. Dari wilayah Merangin dan Batang Asai," tuntasnya.

Penulis: Herupitra
Editor: bandot
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved