Neraca Dagang 2016 Surplus US$ 8,78 Miliar

Badan Pusat Statistik (BPS) merilis, neraca perdagangan bulan Desember 2016 surplus sebesar US$ 0,99 miliar.

Editor: Fifi Suryani
ANTARA FOTO/SIGID KURNIAWAN
15102015_EKSPOR 

TRIBUNJAMBI.COM, JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) merilis, neraca perdagangan bulan Desember 2016 surplus sebesar US$ 0,99 miliar. Surplus tersebut lebih rendah dibandingkan dengan surplus neraca perdagangan yang diperkirakan Bank Indonesia (BI) sebesar US$ 0,82 miliar.

Dengan demikian, secara kumulatif Januari-Desember 2016 mencatat surplus sebesar US$ 8,78 miliar, jauh lebih tinggi dibandingkan dengan surplus neraca perdagangan 2015 yang sebesar US$ 7,67 miliar.

BPS mencatat, nilai ekspor pada Desember 2016 sebesar US$ 13,77 miliar dan impor US$ 12,78 miliar. Sementara itu, secara kumulatif Januari-Desember 2016 nilai ekspor tercatat sebesar US$ 144,43 miliar dan impor US$ 135,65 miliar.

"Meski (tahun 2016 neraca perdagangan) surplus, ekspor masih turun dibanding 2015 begitu juga dengan impor, artinya kita belum begitu pulih," kata Kepala BPS Suhariyanto saat konferensi pers di kantornya, Senin (16/1).

Sebab, ekspor secara total masih menujukkan penurunan 3,95% year on year(YoY). Sementara impor turun 4,94% YoY. Namun, penurunan ekspor dan impor pada tahun 2016 masih lebih baik dibanding penurunan ekspor dan impor pada tahun 2015 yang masing-masing sebesar 14,62% YoY dan 19,89% YoY.

Sumber: Kontan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved