Minggu, 19 April 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Besi Cor Jalan Sudah Keluar, Warga Batang Asai Keluhkan Jalan Utama Rusak

Warga Batang Asai, Kabupaten Sarolangun mengeluh jalan utama ke Kecamatan Batang mengalami

Penulis: Herupitra | Editor: Fifi Suryani
TRIBUN JAMBI/ABDULLAH USMAN
Ilustrasi 

TRIBUNJAMBI.COM, SAROLANGUN - Warga Batang Asai, Kabupaten Sarolangun mengeluh jalan utama ke Kecamatan Batang mengalami kerusakan. Padahal jalan tersebut baru di bangun satu tahun lebih dengan cara rambat beton

Jalan yang sering dikeluhkan warga tersebut tepatnya, tepatnya di Bukit Rayo, Desa Sungai Pinang, Kecamatan Batang Asai.

"Jalan ini padahal baru diperbaiki setahun lebih, tapi kondisinya sudah rusak parah. Coba dilihat, sampai cor besinya saja sudah banyak yang keluar. Dan ini sangat membahayakan para penggendara yang lewat," kata Rendy salah satu warga Batang Asai, Kamis (12/1).

Disampaikannya, kerusakan sudah terjadi sejak enam bulan terakhir. Akibatnya, banyak kecelakaan tunggal terjadi bagi penggendara roda dua maupun roda empat.

"Jadi di sini sering terjadi kecelakaan tunggal karena menabrak lobang. Apalagi pada malam hari yang kondisinya sangat gelap, sehingga penggendara tidak melihat kalau ada jalan rusak," paparnya.

Hal senada juga dikeluhkan oleh Rafik salah satu penggendara roda dua yang sehari-hari melintasi jalan menuju Batang Asai berjualan sayur-mayur. Dirinya menjelaskan, bahwa jalan tersebut merupakan jalan utama menuju pasar Batang Asai. Sehingga, dirinya suka tidak suka harus melintasi jalan rusak tersebut walaupun kondisi jalan rusak parah.

"Kalau ditanya ngeluh, ya pasti lah. Soalnya harus dilintasi setiap hari. Yang susahnya kalau musim penghujan. Jalannya kan mendaki atau menurun jauh, jadi sangat licin. Sangat rentan terjadi kecelakaan,” keluhnya.

Saat ditanya apa penyebab rusaknya jalan tersebut, Rafik mengatakan, karena jalan sering kali dilewati mobil bermuatan beban besar. Sehingga jalan cepat rusak.

"Tahun 2016 lalu juga ada penggerjaan jalan beton yang baru. Saya yakin juga tidak bakal bertahan lama. Sebab, mobil fuso membawa alat berat untuk melakukan Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) sering kali lalu lalang di jalan ini,” tandasnya.

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved