Kecoak dalam Makanan Benarkah Harus Dimusnahkan?

Seorang pengguna Facebook mengunggah pengalaman buruknya saat secara tidak sengaja menggigit kecoa pada makanan yang dipesannya

Kecoak dalam Makanan Benarkah Harus Dimusnahkan?
healthyonlinetricks

TRIBUNJAMBI.COM - Seorang pengguna Facebook mengunggah pengalaman buruknya saat secara tidak sengaja menggigit kecoa pada makanan yang dipesannya di salah satu restoran steik terkemuka, Rabu (11//1/2017).

Tentu saja kebanyakan tanggapan adalah merasa jijik dengan kecoa tersebut. Tidak sedikit yang merekomendasikan dilakukannya pest control, dengan tujuan memusnakhan kecoa-kecoa di sekitar restoran tersebut.

Namun, benarkah jika kecoa memang harus dimusnahkan dari muka Bumi karena keberadaannya dianggap hanya memberikan kerugian bagi manusia? Atau justru kita malah membutuhkan kehadirannya? Bukankah dalam sebuah ekosistem putusnya sebuah mata rantai makanan malah akan menimbulkan ketidakseimbangan ekosistem itu?

Untuk menjawab pertanyaan itu, kita datangi Srini Kambhampati, guru besar dan kepala jurusan biologi di University of Texas di Tyler, dan pakar dunia kecoak. Menghilangnya 5.000 sampai 10.000 populasi kecoak di dunia ternyata berpengaruh jauh di luar perkiraan hanya sekadar membuat apartemen kotor.

Di seluruh dunia, serangga merupakan sumber makanan potensial bagi banyak burung dan mamalia kecil seperti tikus. (Bahkan manusia di sebagian belahan dunia memakan kecoak). Tak satu pun binatang-binatang ini menyandarkan diri semata-mata pada kecoak sebagai makanan sehingga kecoak tidak akan menjadi punah. Populasinya paling turun. Namun, tawon parasit, yang spesiial menjadi parasit bagi telur-telur kecoak, sangat tergantung pada kecoak. “Hal ini akan membuat kecoak bisa punah,” kata Kambhampati kepada Life's Little Mysteries.

Selanjutnya, hilangnya kecoak akan mengacaukan sesuatu yang penting bagi kita, yang disebut dengan daur nitrogen. “Banyak kecoak makan bahan-bahan organik yang membusuk, yang menjebak banyak nitrogen. Dengan memakan bahan-bahan itu, kecoak membantu melepaskan nitrogen melalui kotorannya yang kemudian masuk ke lapisan tanah. Nitrogen ini - tentu kita tahu - akan berguna bagi tanaman. Dengan kata lain, kepunahan kecoak akan memiliki dampak besar pada kesehatan tanaman dan secara tidak langsung berpengaruh pada semua spesies yang ada di muka Bumi ini.”

Jadi, kita benar-benar membutuhkan kecoak.

Editor: bandot
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved