Prediksi IHSG
IHSG Rabu Masih Berpotensi Koreksi
Di hari pertama perdagangan saham tahun 2017, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup turun 0,39%
TRIBUNJAMBI.COM, JAKARTA - Di hari pertama perdagangan saham tahun 2017, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup turun 0,39% ke level 5.275,97. Aksi jual investor asing lebih besar dibandingkan aksi beli, sehingga membukukan net sell Rp 77,4 miliar.
Hampir seluruh sektor mengalami penurunan dipimpin sektor perkebunan dan hanya menyisakan sektor pertambangan yang mengalami kenaikan.
William Suryawijaya, Analis Asjaya Indosurya Securities mengatakan, pola pergerakan IHSG masih terlihat membentuk pola uptrend jangka pendek dengan peluang koreksi terbatas. Sehingga, investor dapat memanfaatkan momentum untuk melakukan akumulasi pembelian dengan risiko terbatas.
Dia mengatakan, beberapa rilis data perekonomian menunjukkan kondisi perekonomian dalam keadaan terkendali. "Ini menjadi faktor penunjang kuat untuk pertumbuhan perekonomian yang bagus di tahun 2017," ujarnya. Dia memperkirakan, IHSG akan bergerak di range 5.221 hingga 5.336 pada perdagangan Rabu (4/1).
Muhammad Wafi, Analis Bahana Securities mengatakan, IHSG mengalami koreksi teknikal untuk test support MA50 dengan volume rendah. Indikator stochastic overbought sementara RSI dan MACD flat.
Prediksi dia, IHSG akan bergerak menguat dikisaran 5.250-5.325 dengan saham-saham yang dapat diperhatikan antara lain PGAS, PWON, BBNI, CPIN, dan ISSP.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/05122016_ihsg_20161205_144333.jpg)