Harga Sembako

Harga Cabai Naik Lagi, Ayam Habis dalam Hitungan Jam

Menjelang pergantian tahun 2016 ke 2017 ini, harga sembako di pasar tradisional di Kota Jambi merangkak naik

Harga Cabai Naik Lagi, Ayam Habis dalam Hitungan Jam
TRIBUN JAMBI/MUHLISIN

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Menjelang pergantian tahun 2016 ke 2017 ini, harga sembako di pasar tradisional di Kota Jambi merangkak naik.‎ Terkhusus untuk ayam broiler.

Saat ini harga ayam broiler tembus Rp 35 ribu perkilogram, sementara sebelumnya hanya kisaran Rp 25 ribu perkilogram.

Pedagang ayam dipasar Angsoduo Kota Jambi mengatakan, naiknya harga ayam ini dikarenakan pasokan yang masuk ke pasar berkurang. Ini diiringi juga dengan banyaknya permintaan.

"Kalau mau tahun baru ini biasanya memang naik, sebab pasokan yang masuk sedikit, trus permintaan banyak," kata pedagang di Pasar Angsoduo, Jumat (30/12).

Saking banyaknya permintaan, beberapa hari terakhir ini ayam yang dijual oleh pedagang laris manis. Hanya hitungan jam, ayam sudah habis terjual.

Selain harga daging ayam, harga kebutuhan lain juga ikut naik, seperti cabai merah besar  mengalami kenaikan harga dari Rp.34.000 menjadi Rp.38.000 atau naik sebesar Rp.4.000, kemudian cabai merah keriting  mengalami kenaikan harga dari Rp.38.000 menjadi Rp.42.000 atau sebesar Rp.4.000, cabai rawit hijau  mengalami kenaikan harga dari Rp.58.000 menjadi Rp.64.000 atau sebesar Rp.6.000 perkilogramnya.

Sementara untuk barang yang lainnya masih terbilang normal. Seperti beras belido Rp 11 ribu perkilogramnya, ‎daging sapi Rp 120 ribu, ayam potong Rp 45 ribu, bawang merah Rp 24 ribu, bawang putih Rp 36 ribu, minyak goreng curah tanpa merk Rp 11,500 perkiter, gula pasir Rp 13,500 perkilogramnya.

Berubahnya harga beberapa bahan makanan ini dikeluhkan oleh warga. Seperti yang disampaikan oleh Asra yang merupakan warga simpang Rimbo Kota Jambi.

Kata Asra, akhir-akhir ini masyarakat memang sering digaduhkan oleh tingginya harga beberapa sembako, seperti cabai. Dan saat ini ditambah lagi harga ayam potong.

"Cabai sudah mahal, ayam juga sudah ikut-ikutan naik, ini sangat membebani masyarakat," kata Asra.

Asra bilang, pemerintah harus mengambil langkah terkait hal ini, sebab jika ini berlarut, maka masyarakat semakin susah.

Penulis: muzakkir
Editor: fifi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved