Presiden Trump Sebut Amerika Serikat akan Perkuat Persenjataan Nuklirnya

Presiden terpilih AS Donald Trump mengatakan bahwa AS akan memperkuat persenjataan nuklirnya.

Presiden Trump Sebut Amerika Serikat akan Perkuat Persenjataan Nuklirnya
salon
Donald Trump 

TRIBUNJAMBI.COM, NEW YORK - Presiden terpilih AS Donald Trump mengatakan bahwa AS akan memperkuat persenjataan nuklirnya.

Pernyataan yang disampaikan melalui sebuah cuitan di Twitter, Kamis (22/12/2016), itu kemudian sukses membuat heboh dunia dunia.

"AS harus memperkuat dan mengembangkan kapabilitas nuklirnya, sampai nanti dunia mau membuka mata terhadap nuklir," cuit Donald Trump.

Itu artinya Donald Trump pada pemerintahannya nanti akan mengakhiri upaya para presiden AS selama ini untuk mengurangi penggunaan senjata nuklir dalam strategi pertahanan negara AS.

Cuitannya itu membuat heboh sebab pembicaraan soal nuklir selama ini dianggap sebagai sesuatu yang sensitif.

Bahaya dari penggunaan persenjataan nuklir juga ditakuti, karenanya tidak sembarang orang dapat membicarakannya dan kuasa atas kendali penggunaan nuklir pun hanya dipegang pemimpin negara.

Dampak cuitan singkat Donald Trump tersebut pun dianggap akan berdampak sangat besar bagi AS dan dunia.

Menurut kepala sebuah badan kelompok anti-persenjataan nuklir Ploughshares Fund, Joseph Cirincione, pernyataan Donald Trump itu dapat memicu persaingan nuklir di dunia.

"Jika negara-negara pemilik persenjataan nuklir terbesar seperti AS dan Rusia sudah berbicara soal peningkatan persenjataan nuklir, sama saja dengan mengirim pesan pada dunia bahwa negara-negara lain harus bersiap," kata Joseph.

"Dunia ini kemudian akan bersaing di bidang persenjataan nuklir," tambahnya.

Sebelumnya, Presiden Rusia Vladimir Putin juga sempat menyatakan akan memperkuat kemampuan rudal nuklir Rusia, dalam sebuah pidato di Moskow, Rusia.

Menurut Putin, persenjataan nuklir Rusia harus diperkuat agar sistem pertahanan rudal negara itu dapat menembus sistem terbaru. (New York Times/Washington Post)

Editor: nani
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved