Breaking News:

Korban Gempa di Pidie Jaya Mengaku Belum Menerima Bantuan Apapun

Saat ditanya bantuan lainnya, Desi mengaku tidak menerima bantuan apapun dari Pemerintah Pidie Jaya.

SERAMBI / FERIZAL HASAN
Sejumlah ruko di Keude Ulee Glee, Bandar Dua, Pidie Jaya, runtuh akibat gempa berkekuatan 6,4 skala richter, Rabu (7/12/2016). Puluhan orang tewas peristiwa yang terjadi pukul 05.03 WIB ini. 

TRIBUNJAMBI.COM, PIDIE JAYA – Warga korban gempa di Desa Rawa Sari dan Desa Tueng Kluet, Kecamatan Trieng Gadeng, Pidie Jaya, mengaku hingga saat ini belum menerima bantuan dari pemerintah.

Bahkan, bangunan yang roboh pun belum dibersihkan oleh pemerintah setempat.

Salah seorang warga Desa Rawa Sari, Desi Juliana, dihubungi, Jumat (23/12/2016), menyebutkan rumahnya yang rusak berat belum dirubuhkan oleh pemerintah.

“Kami harap, dibantu rubuhkan dan bersihkan. Kalau kami sendiri yang merubuhkan tentu tidak sanggup. Saat ini kami menumpang di rumah orangtua,” pinta Desi.

Saat ditanya bantuan lainnya, Desi mengaku tidak menerima bantuan apapun dari Pemerintah Pidie Jaya.

“Sampai sekarang kami belum menerima bantuan apapun setelah gempa,” ujarnya.

Sementara itu, warga Desa Tueng Kluet, Hasbi Amin menyebutkan, sudah ada tim survei sudah mendatangi rumahnya.

“Namun mereka katakan, karena ini bangunan saya gudang tidak bisa dibantu. Padahal ini gudang sekaligus juga tempat tinggal saya. Kami harap jangan pilih kasih," terangnya.

Sementara itu, Bupati Pidie Jaya Aiyub Abbas menyebutkan pendataan terus dilakukan.

“Tim Pemerintah Pidie Jaya masih rapat dengan BNPB di Jakarta. Data terus masuk, kita juga berharap pusat membantu semua bangunan yang roboh pasca-gempa,” pungkas Aiyub.

Editor: Nani Rachmaini
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved