Heboh, Warga Jalan Ness Temukan Bunga Bangkai

Saat anak-anak bermain di belakang rumah pada Selasa lalu. Mereka lihat bunga bangkai itu, dan saat pulang baru mereka bilang sama saya soal bunga itu

Penulis: Suci Rahayu PK | Editor: bandot
TRIBUNJAMBI/SUCI RAHAYU
Warga berfoto di lokasi ditemukannya Bunga Bangkai di daerah Jalan Ness, Bajubang, Batanghari 
TRIBUNJAMBI.COM  - Bunga Bangkai dengan nama Suweg (Amorphophallus paeoniifolius), tanaman langka dari kerabat bunga bangkai raksasa (Amorphophallus titanum) dan iles-iles (Amorphophallus muelleri), menghebohkan warga Kampung 9, Desa Petajen, Kecamatan Bajubang, Batanghari.
Tanaman unik yang masuk dalam keluarga Araceae yang memiliki batang semu sehingga menghasilkan umbi batang yang dapat diolah untuk dimakan, namun mengeluarkan bau yang busuk ini ditemukan di belakang perkarangan rumah warga, tepatnya di bawah Batang Pisang milik Wak Aris.
Dikatakan Puji Lestari Ningsih, warga Kampung 9 Jalan Ness, Desa Petajen Kecamatan Bajubang, bunga ini ditemukan anak-anaknya saat bermain di belakang rumah Wal Aris pada Selasa (20/12).
"Saat anak-anak bermain di belakang rumah pada Selasa lalu. Mereka lihat bunga bangkai itu, dan saat pulang baru mereka bilang sama saya soal bunga itu," katanya.
Bahkan, lanjutnya setelah foto bunga bangkai ini di unggah ke sosial media (Facebook,red), banyak orang datang untuk sekedar berfoto. "Banyak yang datang buat foto sama bunga itu," ujarnya.
Ditambahkanya, Bunga dengan jenis yang sama dengan ukuran lebih besar, sebelumnya juga pernah tumbuh di rumah tetangga depan rumah Wak Aris.
Bunga bangkai ini menghasilkan bau busuk, layaknya bangkai. Sehingga perlu menutup hidung jika ingin mendekat. Jika dibandingkan dengan ukuran bunga lainnya, bunga bangkai memiliki ukuran beberapa kali lebih besar.dan berwarna merah marun. 
 
Sumber: Tribun Jambi
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved