Olah Aneka Kayu jadi Barang Berharga

Ditemui di sela-sela pameran kerajinan tangan di salah satu mal, Sukirno mengatakan ia menekuni usaha kayu kelapa ini sejak belasan tahun silam.

Penulis: Muzakkir | Editor: Deddy Rachmawan
TRIBUN JAMBI/MUZAKKIR
Sukirno 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI -- Batang kelapa, pohon yang lurus dengan tekstur keras ini jarang sekali dimanfaatkan warga untuk dijadikan barang bernilai jual tinggi.

Biasanya, oleh masyarakat batang kelapa dibuang ke tempat sampah atau jadi "tumang" untuk masak di kala ada hajatan.

Namun tidak berlaku untuk Sukirno. Di tangan pria umur 42 tahun ini, batang kelapa tadi dijadikan berbagai kerajinan tangan. Seperti vas bunga, tempat payung, asbak rokok dan lainnya.

Ditemui di sela-sela pameran kerajinan tangan di salah satu mal, Sukirno mengatakan ia menekuni usaha kayu kelapa ini sejak belasan tahun silam.

"Dulu memang sengaja belajar ke Jawa, trus pulang ke Jambi bikin ini semua," ujar Sukirno kepada Tribun, Rabu (14/12).

Kata Sukirno, sebenarnya tidak hanya kayu kelapa, tapi kayu-kayu lain juga bisa dimanfaatkan, seperti kayu akasia, mahoni, mangga, bahkan batok atau tempurung kelapa bisa dimanfaatkan.

Menurut Dia, usaha ini sudah membuahkan hasil, kini dia sudah mempunyai toko khusus mengolah kayu batang kelapa. Toko tersebut dinamakan "Bukabol alias bubut kayu bolong".

Baca kisah inspiratif Sukirno selengkapnya di harian Tribun Jambi edisi Kamis 15 Desember 2016

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved