Anak Putus Sekolah di Bawah 100 Orang, Tapi Peserta Ujian Paket Selalu Membludak

Program pemerintah untuk memberikan pendidikan yang setara kepada seluruh anak usia sekolah, yakni melalui ujian paket, baik paket A, B maupun paket C

Anak Putus Sekolah di Bawah 100 Orang, Tapi Peserta Ujian Paket Selalu Membludak
TRIBUN JAMBI/HENDRI DEDE PUTRA
Ilustrasi 

TRIBUNJAMBI.COM - Program pemerintah untuk memberikan pendidikan yang setara kepada seluruh anak usia sekolah, yakni melalui ujian paket, baik paket A, B maupun paket C yang setiap tahun pesertanya meningkat.

Pada 2016 ini, peserta ujian Paket A sebanyak 20 orang, Paket B sebanyak 272 siswa dan Paket C sebanyak 583 siswa, padahal angka putus sekolah tidak mencapai angka ini.

Dikatakan Plt Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Batanghari, Jamilah melalui Kasi Data dan Informasi, Munsip Amri dari Dapodik diketahui angka putus sekolah tingkat SD sebanyak 61 orang, SMP sebanyak 30 orang, SMA berjumlah 9 orang dan SMK 3 orang.

"Data ini merupakan data putus sekolah atau siswa yang keluar dari sekolah (drop out) yang sudah diverifikasi kementrian dan dikeluarkan resmi melalui dapodkik 2915/2016," katanya, Selasa (13/12).

Sementara untuk data terbaru, pihak kementrian belum mengeluarkannya. "Data 2016/2017 belum keluar, biasanya diakhir tahun.

Dapodik ini bersumber langsung dari pihak sekolah yang langsung input data ke pusat, dan oleh kementrian langsung di verifikasi atau diakumulasi, dan hasil akhirnya dikeluarkan melalui Dapodik," ujarnya.

Upaya pemerintah untuk mennaggulangi angka putus sekolah ini, berupa ujian paket. "Upaya menanggulanginya berupa ujian paket yang setiap tahun selalu ada pesertanya," lanjutnya.

Meski angka anak putus sekolah hanya dibawah 100 orang, namun peserta ujian paket selalu membludak. "Mungkin dari akumulasi tahun-tahun sebelumnya, makanya banyak," imbuhnya.

Untuk mengurangi angka putus sekolah, pemerintah pusat juga mengeluarkan Program Indonesia Pintar (PIP).

Dan pada tahun 2015 kuota siswa SD penerima PIP sebanyak 33.080 orang yang sudah menerima sebanyak 7.267 orang, sementara untuk tingkat SMP dari total 9.348 siswa yang sudah menerima PIP sekitar 1.913 siswa.

Jumlah bantuan dana yang diterima dari KIP sebesar Rp 1 juta untuk tingkat SMA, Rp 700 ribu untuk SMP dan Rp 500 ribu untuk SD.

Penulis: suci
Editor: bandot
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved