"Tak ada Alasan Berhe‎nti Sekolah Karena Biaya"

Tidak ada lagi alasan berhenti sekolah karena tidak memiliki biaya, karena untuk anak dari keluarga

TRIBUN TIMUR
Ilustrasi 

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA BUNGO - Tidak ada lagi alasan berhenti sekolah karena tidak memiliki biaya, karena untuk anak dari keluarga kurang mampu, biaya pendidikan ditanggung oleh negara.

Hal ini disampaikan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bungo, Hasrizal, menurutnya untuk anak kurang mampu secara ekonomi, pendidikan mereka diakomodir melalui program pemerintah pusat dalam bentuk Kartu Indonesia Pintar (KIP).

"Program ini sudah berjalan, termasuk di Kabupaten Bungo, jadi tidak ada alasan berhenti sekolah karena tidak ada biaya," kata Hasrizal kepada Tribun, Senin (12/12).

Jika kemudian ada data yang menyebut terdapat anak putus sekolah, Hasrizal mengungkap akan mempertanyakan data tersebut. "Perlu dipertanyakan kalau ada data anak putus sekolah."

Namun demikian, ia tak menapik jika masih ada kemungkinan anak putus sekolah, karena hal itu bisa saja terjadi kapanpun dan di manapun.

Tapi faktornya bukan soal ekonomi, melainkan keadaan sosial, diantaranya orangtua mereka pindah rumah, kemudian sakit atau cacat, dan menikah dini.

"Kalau putus sekolah karena hal-hal tersebut, bisa saja terjadi, tapi kita belum pegang data resmi untuk di Bungo," ulas dia.

Hanya saja, bukan berarti anak-anak putus sekolah karena faktor sakit, pindah rumah atau menikah dini benar-benar tak mendapatkan fasilitas pendidikan. Kata Hasrizal, mereka tetap diikutkan dalam ujian paket.

"Mereka memang tidak ikut kegiatan pendidikan secara reguler di sekolah, tapi mereka tetap ikut paket, ada paket A, paket B, paket C," pungkasnya.

Penulis: awang
Editor: fifi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved