Breaking News:

Kenduri Maulid Digelar di Tenda Pengungsian

Warga korban gempa di Gampong Masjid, Kecamatan Trienggadeng, Pidie Jaya memperingati Maulid Nabi Muhammad di tenda pengungsian.

FACEBOOK/HAWANIS
Warga Gampong Masjid kenduri maulid di dalam tenda 

TRIBUNJAMBI.COM, BANDA ACEH - Gempa berkekuatan 6,4 skala richter yang mengguncang Pidie Jaya 7 Desember lalu menyisakan luka bagi warga di kawasan itu.

Senin (12/12/2016) suasana duka masih menyelimuti warga korban gempa, meski demikian kecintaan mereka kepada baginda Nabi Muhammad Saw tetap mereka hayati. Salah satunya dengan Kenduri Maulid.

Warga korban gempa di Gampong Masjid, Kecamatan Trienggadeng, Pidie Jaya memperingati Maulid Nabi Muhammad di tenda pengungsian.

Dalam suasana sederhana, mereka mendendangkan zikir maulid, dalail khairat di dalam tenda, suasananya semarak ala pengungsian.

Telur ayam, rendang, kerupuk muling, perkedel, mi goreng, dan masakan khas maulid tersaji di tikar dalam tenda itu.

Di beberapa gampong lain juga ada kenduri maulid di tenda-tenda.
Semangat itu tidak pudar, zikir maulid menggema dari tenda ke tenda.
maulid

Hawanis, mahasiswa Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Ar-Raniry, Banda yang berada di Gampong Masjid, membagi foto-foto maulid di pengungsian dalam satu grup fotografi sosial media facebook.

"Kalau saya lihat ketika orang lain sedang berebutan untuk memperoleh bantuan, orang-orang yang kenduri ini tidak terlihat berharap untuk mendapat bantuan. Mereka hanya hidup dengan sendirinya dan berbuat yang bisa dilakukan untuk memeringati maulid Nabi," tulis Hawaris.

Hawanis juga menginformasikan, para peserta kenduri maulid itu rata-rata korban gempa yang rumah mereka tidak layak ditempati lagi karena roboh dan rusak berat akibat hentakan gempa. (arif ramdan)

Editor: Deddy Rachmawan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved