Jumat, 10 April 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Nebang Pohon, Santriwati di Tabit Lintas Ini Pingsan Tersengat Listrik

Energi listrik sahabat dekat sekaligus musuh berbahaya. Ibarat itu kiranya cukup tepat Fatimah, santriwati

Penulis: muhlisin | Editor: Fifi Suryani
TRIBUN JAMBI/MUHLISIN

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Muhlisin

 
TRIBUNJAMBI.COM, BANGKO – Energi listrik sahabat dekat sekaligus musuh berbahaya. Ibarat itu kiranya cukup tepat Fatimah, santriwati Pondok Pesantren Darul Fiqih.

Biasanya Fatimah 'ditemani' cahaya lampu listrik saat belajar di pondok pesantren yang beralamat di Desa Kotobaru Seling Kecamatan Tabit Lintas. Minggu (11/12) Fatimah terpelanting dan pingsan karena sentrum listrik.

Kejadiannya sekira pukul 11.00 WIB. Saat itu Fatimah menebang pohon di lingkungan Ponpes Darul Fiqih. Tanpa ia sadari, ada kabel telanjang tak jauh dari pohon yang tebang tersebut

Rekan korban, David Iqbal mengatakan pohon yang ditebang Fatimah roboh. Namun tanpa diduga saat roboh pohon itu menyenggol selembar kabel yang terbentang dengan posisi tak seberapa tinggi dari permukaan tanah.

"Kemudian kabel itu langsung memantul ke Fatimah. Begitu keno langsung tersetrum. Waktu itu dio langsung pingsan," ujar Iqbal yang ditemui di RSUD Kolonel Abundjani Bangko.

Iqbal mengatakan santri lainnya langsung berdatangan memberi pertolongan. Mereka juga memberitahu kejadian ini kepada warga sekitar. Kemudian korban dibawa ke RSUD Kolonel Abundjani di Bangko.

"Alhamdulillah. Sudah sadar. Kami sangat khawatir sebelum dio sadar. Takut serius nian akibatnyo," ujar Iqbal lagi.

Kades Kotobaru Seling, M Ridwan, juga terlihat diantara warga yang mengurus perawatan Fatimah. Ia mengatakan korban memang dibawa ke rumah sakit dalam keadaan tidak sadarkan diri.

"Menurut dokter kondisinya sudah bagus. Mudah-mudahan tidak lama perawatannya. Yang penting sehat dan selamat," ujar Riwan pula.

Rekan korban yang lainnya, mengatakan memang ada beberapa kabel telanjang di sekitar pondok pesantren mereka. Hal itu cukup mengkhawatirkan. Terlebih bila turun hujan.

"Ya khawatir. Kalau hujan kan bisa setrum lewat air. Banyak kabel telanjang disitu," ujarnya.

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved