Pembunuh Pasutri di Muarojambi Kasih Keterangan Palsu

Pihak kepolisian hingga kini masih memeriksakan intensif terhadap M Edi alias Sidit, tersangka kasus pembunuhan pasangan suami istri (pasutri)

Pembunuh Pasutri di Muarojambi Kasih Keterangan Palsu
TRIBUNJAMBI/RIAN AIDILFI AFRIANDI
Pihak kepolisian hingga kini masih memeriksakan intensif terhadap M Edi alias Sidit, tersangka kasus pembunuhan pasangan suami istri (pasutri) Muhammad Nazir Al Jupri (52) dan Sumia (42) yang tewas mengenaskan di rukonya, tepat di gerbang perbatasan Kota Jambi - Muarojambi. 

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Rian Aidilfi Afriandi.

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Pihak kepolisian hingga kini masih memeriksakan intensif terhadap M Edi alias Sidit, tersangka kasus pembunuhan pasangan suami istri (pasutri) Muhammad Nazir Al Jupri (52) dan Sumia (42) yang tewas mengenaskan di rukonya, tepat di gerbang perbatasan Kota Jambi - Muarojambi.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Jambi Kombes Pol Anies Purnawan mengatakan, saat ini pihaknya masih melakukan pendalaman terhadap kasus itu. Dari keterangan tersangka kepada polisi diduga palsu.

Dari keterangan tersangka menyebutkan bahwa dirinya disuruh oleh seseorang untuk membunuh korban dengan bayaran uang sebesar Rp 65 juta.

"Tersangka mengarang cerita. Kita tidak begitu saja percaya dengan dia. Jadi kita masih mendalami keterangannya," ujar Anies kepada wartawan di Mapolda, kemarin (30/11).

Sementara, dikabarkan satu orang pelaku lagi yang diduga sebagai otak pelaku sudah diamankan dan diperiksa di Polsek Jambi Luar Kota (Jaluko) pasca ditangkapnya tersangka.

"Untuk satu orang lainnya yang juga sempat kita amankan, sejauh ini belum kuat keterlibatannya. Jadi kita pulangkan dulu dia," ujarnya lagi.

Begitu juga dengan motif tersangka menghabisi nyawa korban, saat ini juga masih didalami.

"Motif untuk sementara karena dendam dipecat oleh korban. Tapi akan kita dalami lagi," jelasnya.

Diberitakan sebelumnya, usai melakukan aksinya Sidit langsung melarikan diri. Ia akhirnya ditangkap di Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB), Minggu (27/11) lalu. (*)

Penulis: Rian Aidilfi Afriandi
Editor: nani
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved