Masih ada 1 Juta Pemilih yang Belum Miliki KTP Elektronik

Tjahjo Kumolo mengakui bahwa masih ada masyarakat yang berada di daerah pelaksanaan Pilkada serentak belum memiliki KTP elektronik.

Masih ada 1 Juta Pemilih yang Belum Miliki KTP Elektronik
ANTARA FOTO/M AGUNG RAJASA

TRIBUNJAMBI.COM - ‎Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tjahjo Kumolo mengakui bahwa masih ada masyarakat yang berada di daerah pelaksanaan Pilkada serentak belum memiliki KTP elektronik.

Padahal KTP elektronik tersebut merupakan syarat seseorang untuk dapat gunakan hak politik dalam Pilkada serentak.

"‎Yang belum merekam sampai hari ini satu juta orang. Tapi datanya ada, kalau datanya tidak ada bisa sudah meninggal atau sudah pindah," kata Tjahjo di Gedung DPR, Jakarta, Rabu (23/11/2016).

Tjahjo menuturkan, ‎dari 183 juta masyarakat Indonesia yang sudah wajib memiliki KTP, 7 juta diantaranya belum memiliki KTPelektronik.

Hal itu disebabkan oleh beberapa hal yang mengakibatkan 7 juta orang belum memiliki KTP elektronik.

"‎Target 183 juta penduduk Indonesia harus memiliki KTPelektronik. Tapi masih ada 7,3 juta masyarakat yang belum memiliki KTP elektronik, tapi itu datanya sudah ada semua," tutur politikus PDI Perjuangan itu.

‎Tjahjo pun meminta maaf atas habisnya blangko untuk pembuatan‎KTP elektronik.

Dirinya mengakui bahwa chip yang ada di KTP elektronik belum dapat diproduksi di dalam negeri melainkan harus melakukan impor dari Belanda dan Perancis.

"Kami mohon maaf kalau ada blangko e-KTP yang habis.‎ Masalahnya nyetak KTP elektronik itu chipnya buatan Belanda dan Perancis," kata Tjahjo.‎

Editor: rahimin
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved