28 Kepsek di Kerinci akan Diganti

Dinas Pendidikan Kabupaten Kerinci melakukan evaluasi total kinerja kepala sekolah dan pengawas sekolah

28 Kepsek di Kerinci akan Diganti
TRIBUN JAMBI/HENDRI DEDE PUTRA

TRIBUNJAMBI.COM KERINCI - Dinas Pendidikan Kabupaten Kerinci melakukan evaluasi total kinerja kepala sekolah dan pengawas sekolah. Setelah melantik sebanyak 66 Kepala Sekolah Dasar (SD) dan pengawas TK/SD di Kerinci, akan ada pergantian Kepsek susulan ditingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP).

Kepala Dinas Pendidikan (Diknas) Kerinci, Amri Swarta mengatakan dari sebanyak 54 Kepsek SMP di Kabupaten Kerinci, lebih separuh akan dilakukan pergantian. Ia menyebut sebanyak 28 Kepsek SMP yang diganti nantinya karena masuk masa pensiun. Selain itu ada Kepsek yang sudah dua periode, kemudian kepsek yang Peltu akan didefinitifkan. "Iya dari 54 Kepsek SMP separuh memang sudah definitif dan punya sertifikat. Tapi 28 lainnya masuk pensiun, sudah dua periode dan Peltu," jelas Amri kepada Tribun kemarin (29/11).

Amri mengatakan sebelumnya Diknas sudah dua kali mengajukan nota dinas nama-nama calon Kepsek SMP ke Bupati Kerinci, namun diminta agar mengkaji ulang nama-nama Kepsek tersebut.

"Bupati minta periksa lagi calonnya, pelajari kembali. Tapi dalam dua minggu kedepan akan ada kejelasan," imbuhnya

Disinggung soal adanya unsur politis dalam pergantian Kepala Sekolah, Kadiknas Amri membantahnya. Ia mengungkapkan tak ada permainan dalam pengangkatan maupun pergantian kepala sekolah.

Mantan Sekwan DPRD Kerinci ini mengatakan semua guru asalkan memenuhi persyaratan bisa menjadi Kepsek

"Yang jelas kata Bupati asalkan memenuhi secara administratif, memiliki sertifikat kepala sekolah. Serta memiliki kinerja yang baik dan profesional itu terbuka untuk jadi Kepala Sekolah," ungkapnya

Sedangkan Bupati Kerinci, Adirozal membenarkan akan ada pergantian kepala sekolah SMP. Senada dengan Kadiknas yang mengatakan pergantian karena masa pensiun dan sudah dua periode.

"Pergantian kepsek sesuai mekanisme, kalau persyaratan sudah memenuhi siapa saja bisa dilantik," katanya.

Penulis: hendri dede
Editor: fifi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved