Dody: Kondisi Jalan Mantap Capai 90 Persen

Saat ini, kondisi jalan di Provinsi Jambi mayoritas sudah mantap. Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Dodi

Penulis: Tommy Kurniawan | Editor: Fifi Suryani
TRIBUN JAMBI/TOMMY KURNIAWAN

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Tommy Kurniawan

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI  - Saat ini, kondisi jalan di Provinsi Jambi mayoritas sudah mantap. Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Dodi Irawan mengatakan kondisi jalan mantap yang ada di Provinsi Jambi sekitr 70 persen dari total panjang jalan yang berstatus jalan Provinsi yajni 1.129 Km. 

Setiap tahun, menurutnya ada peningkatan kualitas jalan dari baik ke mantap. Namun, peningkatan hanya bisa dilakukan hingga sampai dua persen saja. "Sebab, untuk menaikan jalan menjadi mantap sebanyak satu persen saja, biayanya sudah sangat banyak," katanya.

Setiap tahun program PU terkait infrastruktur jalan tidak hanya untuk menjadikan mantap. Namun, ada juga jalan rusak yang diperbaiki dengan biaya yang cukup tinggi.

"Program prioritas kita adalah jalan. Daerah yang menjadi prioritas semuanya sama, anggaran juga tak beda jauh di masing-masing kabupaten/kota. Tidak hanya menaikkan menjadi mantap, namun yang diperbaiki banyak juga biayanya," katanya.

Menurutnya, untuk infrastruktur jalan, anggaran yang tersedia adalah Rp 500 Miliar. Itu digunakan untuk seluruh proyek pembangunan jalan serta pemeliharaan juga. Menurutnya yang paling memakan biaya adalah ketika harus membangun jalan dengan rigit beton.

"Kalau tanahnya tidak stabil harus pakai rigit beton. Karena kalau pakai aspal, bakal turun aspalnya," katanya. 

Menurutnya perbandingan biaya pembangunan jalan menggunakan rigit beton dan aspal cukup tinggi. Jika harus membangun rigit beton, biaya yang dibutuhkan adalah Rp 7 Miliar perkilometer. Kemudian, jika harus membangun aspal menggunakan biaya Rp1,5 miliar perkilometer. 

Dodi menambahkan, jika ada jalan yang beralih status, maka akan memengaruhi pembiayaan juga. Seperti jika ada jalan berstatus kota atau kabupaten menjadi jalan provinsi, maka pembiayaan akan bertambah ke Pemprov Jambi. Kemudian, jika ada jalan provinsi beralih status menjadi jalan nasional, maka pembiayaan di Pemprov akan berkurang.

"Saat ini, ada 338 KM jalan berstatus Provinsi beralih menjadi jalan berstatus nasional. Lokasinya sebagian ada di Kerinci dan Bangko. Kalau dari kabupaten/kota ke provinsi belum tau, datanya saya tidak bawa," katanya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved