Cerita Operasi Elang, Terjunnya Pasukan yang Masih Bau Kencur di Hutan Rimba Papua

Prajuritnya dikenal masih bau kencur. Tak masalah toh, karena yang penting semangat bertempur sudah begitu tinggi

Intisari
Pasukan PGT di Hutan Rimba Papua 

Termasuk bekal makanan kering dan cornet beef. Sekitar satu kompi dari mereka kemudian diberangkatkan lebih dulu dengan menggunakan kapal laut dari Tanjung Priok ke Ambon.

Itulah awal dari dilaksanakannya Operasi Jatayu oleh PGT, yang sesuai PO Pangla No. 15/PO/SR/7/1962 tertanggal 9 Agustus 1962, harus dilaksanakan pada 13 Agustus.

Infiltrasi ini merupakan penutup fase infiltrasi udara yang telah dilaksanakan sejak bulan April. Operasi Jatayu juga dimaksudkan sebagai pamungkas untuk memaksa Belanda menandatangani perjanjian New York.

Untuk menjalankan Operasi Jatayu, Komando Mandala menyiapkan enam Hercules. Setiap sasaran didukung oleh dua pesawat.

Sebelum pasukan diterjunkan, terlebih dahulu dilakukan penerbangan penipuan untuk mengamankan dan mensukseskan operasi kelak.

KeenamHercules akan dikawal oleh tiga pembom strategis Tu-l6 Badger, satu Il-28 Beagle, dua B-25/26, empat P-51 Mustang dan dua UF-1 Albatross yang berperan sebagai pesawat SAR.

Operasi akan dilakukan secara serentak dengan sasaran di daerah Klamono-Sorong, Kaimana, dan Merauke. Mayjen Soeharto sebagai Panglima Mandala memimpin langsung Operasi Jatayu bersama Komodor Udara Leo Wattimena.

Pada pukul 22.00 WIT tanggal 12 Agustus, Mayjen Soeharto dengan menggunakan pesawat komando Convair-240 yang diterbangkan Kolonel Udara Tituler Partono, terbang di sekitar timur Pulau Seram.

Operasi lintas udara yang akan menerjunkan pasukan pada tengah malam pukul 02.00 ini, dipecah ke dalam tiga kelompok dengan rincian sebagai berikut.

Operasi Elang, melibatkan dua C-130B Hercules yang diterbangkan Letkol Udara Slamet dengan wingman Kapten Udara Sukardi dan kopilot LU I Siboen. Pesawat akan berangkat dari Laha untuk menerjunkan 132 anggota PGT di daerah Klamono-Sorong.

Halaman
1234
Editor: bandot
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved