Ditemukan 6 Lubang Tersembunyi Berisi 12 Mayat

Otoritas keamanan di negara bagian Guerrero di sebelah selatan Meksiko kembali menemukan 12 jasad di sebuah kuburan tersembunyi

Editor: bandot
AFP/Pedro Pardo
Aparat kepolisian federal Meksiko menemukan sembilan mayat di sebuah jalan di antara kota Tixtla dan Atliaca, negara bagian Guerrero,Senin (21/11/2016). Foto ini diambil pada 31 Juli 2016 untuk kasus yang serupa 

TRIBUNJAMBI.COM - Otoritas keamanan di negara bagian Guerrero di sebelah selatan Meksiko kembali menemukan 12 jasad di sebuah kuburan tersembunyi di wilayah itu, Rabu (23/11/2016).

Lubang-lubang kubur itu ditemukan di wilayah pegunungan dekat dengan perkampungan Pocjahuxco, bagian dari Kabupaten Zitla. Di wilayah tersebut, kartel obat bius dikenal merajalela melawan aparat penegak hukum. 

Seperti dikutip dari AFP, tujuh mayat ditemukan dalam penggalian hari Selasa. Sementara lima lainnya ditemukan Rabu. Demikian diungkapkan Roberto Alvarez, Jurubicara otoritas keamanan di sana. 

Sementara itu, penyidik sudah terjun ke lokasi makam, sementara polisi dan prajurit militer menjaga kawasan tersebut.

Media setempat menyebut ke 12 jasad itu ditemukan di dalam enam lubang. 

Selama ini, kartel obat bius kerap mengubur korban kekerasan di tempat-tempat tersembunyi. Hal itu dilakukan sejak bertahun-tahun terakhir.

Aparat keamanan pun sering menemukan kuburan-kuburan tersembunyi macam ini. 

Guerrero adalah salah satu negara bagian paling keras di Meksiko. Dengan tingkat kriminalitas dan peredaran obat-obatan terlarang yang paling besar. 

Kelompok besar Guerreros Unidos dan Los Rojos adalah dua kartel obat bius yang terlibat pertempuran di wilayah itu. 

Minggu lalu, 24 jasad ditemukan di negara bagian ini. Lima di antaranya ditemukan dalam keadaan terpotong-potong dan dimasukkan ke dalam plastik sampah.

Tanpa disembunyikan, mayat-maat itu dibiarkan teronggok di sisi jalan raya. 

Di minggu yang sama, lusinan orang hilang diculik di wilayah yang memang sedang marak dengan kasus macam itu. Pelaku mengharapkan tebusan dari keluarga orang-orang yang diculik.

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved