Kuasa Hukum Dahlan Iskan Bantah Terlibat Kasu Suap AKBP Brotoseno

Tim kuasa hukum Dahlan Iskan membantah ada nama anggota kuasa hukumnya berinisial HR.

Kuasa Hukum Dahlan Iskan Bantah Terlibat Kasu Suap AKBP Brotoseno
TRIBUNNEWS/DANY PERMANA
ILUSTRASI SUAP: Jaksa Penuntut Umum menyiapkan barang bukti berupa uang pecahan dolar Amerika Serikat dalam sidang mantan Kepala Satuan Kerja Sementara Pelaksana Kegiatan Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) Rudi Rubiandini di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi di Jakarta, Selasa (25/2/2014). Dalam sidang tersebut diperiksa sebagai saksi Ketua Komisi VII DPR RI Sutan Bhatoeghana dan mantan Sekjen Kementerian ESDM Waryono Karno terkait pengurusan tender proyek di SKK Migas. 

TRIBUNJAMBI.COM - Tim kuasa hukum Dahlan Iskan membantah ada nama anggota kuasa hukumnya berinisial HR.

HR adalah pengacara yang memberi suap kepada AKBP Brotoseno, kepala Unit Tindak Pidana Korupsi Bareskrim Polri yang terkena operasi tangkap tangan pada Minggu (13/11/2016) lalu di Jakarta. 

Salah seorang pengacara Dahlan Iskan dalam kasus cetak sawah, Riri Purbasari Dewi mengatakan, tim pengacara yang ditunjuk Dahlan Iskanhanya ada tiga orang, yakni dirinya, Imam, dan Mursyid Budiantoro.

"Yang berinisial HR tidak ada," katanya, Jumat (18/11/2016).

AKBP Brotoseno ditangkap setelah tim Saber Pungli bersama tim pengamanan internal menangkap D, perwira menengah yang juga bekerja di Direktorat Tindak Pidana Korupsi Bareskrim Polri. 

Keduanya mengaku menerima uang dari pengacara berinisial HR yang memberikannya melalui LM. Berdasarkan pemeriksaan polisi, suap tersebut untuk mengulur waktu pemeriksaan terhadap klien HR berinisial DI, yang merupakan salah satu saksi dalam kasus cetak sawah BUMN tahun 2012 di Kalimantan.

Namun, polisi nggan menyebut siapa sosok DI tersebut. Sebab, mantan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan yang memiliki inisial yang sama juga sedang diperiksa sebagai saksi di Mapolda Jatim dalam kasus ini.

Jumat (18/11/2016) siang, Dahlan Iskan kembali diperiksa dalam kasus cetak sawah BUMN tahun 2012 di Kalimantan. Dia berstatus tersangka tahanan kota dalam kasus pelepasan aset BUMD Jatim, PT Panca Wira Usaha.

Editor: rahimin
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved