Keinginan Agus Harimurti Jadikan Pasar Senen Ikon Jakarta

Calon gubernur DKI Jakarta, Agus HarimurtiYudhoyono, mengunjungi Pasar Senen, Jakarta Pusat, Selasa (8/11/2016).

Keinginan Agus Harimurti Jadikan Pasar Senen Ikon Jakarta
Kahfi Dirga Cahya
Calon gubernur DKI Jakarta, Agus Harimurti Yudhoyono, tak menyangka bisa berpapasan dengan mantan anak buahnya di Tentara Nasional Indonesia (TNI), Sersan Dua (Serda) Siswanto. Agus bertemu dengan Siswanto ketika blusukan di Pasar Senen, Jakarta Pusat, Senin (8/11/2016). 

TRIBUNJAMBI.COM - Calon gubernur DKI Jakarta, Agus HarimurtiYudhoyono, mengunjungi Pasar Senen, Jakarta Pusat, Selasa (8/11/2016).

Agus mengawali kunjungannya dengan menyambangi tempat penampungan sementara (TPS) pedagang Pasar Senen yang menjadi korban kebakaran. Kunjungan ini dilakukan Agus dalam rangka kampanye Pilkada DKI Jakarta2017.

Di dalam pasar, ia berinteraksi dengan sejumlah pedagang. Tak lupa juga ia mendengarkan keluhan, aspirasi, dan melihat kondisi salah satu pasar terbesar di Jakarta itu. Usai kunjungan, Agus mengatakan, Pasar Senen baginya merupakan salah satu ikon Jakarta sejak dulu.

Semasa kecil, putra sulung dari Presiden RI ke-6, Susilo Bambang Yudhoyono, ini kerap ke Pasar Senen untul sekadar membeli buku, pakaian jelang Lebaran, dan seragam militer.

"Bagi saya Pasar Senen harus terus dikonservasi. Sekali lagi, harus menjadi sebagai salah satu landmark ikon Jakarta," kata Agus di Pasar Senen, Jakarta Pusat, Selasa.

Apalagi, kata Agus, di tengah kemajuan zaman saat ini, Pasar Senen perlu mendapat perhatian khusus, sehingga revitalisasi perlu dilakukan agar kondisinya kian baik dan nyaman untuk dikunjungi.

"Dan juga harus aman, itu juga paling penting. Kalau tidak aman, maka kita juga ragu-ragu untuk mendatanginya," kata Agus.

Sementara itu, juru bicara tim pemenangan Agus-Sylvi, Rico Rustombi, mengatakan bahwa sebagai landmark Jakarta, Pasar Senen juga menjadi tempat hubungan multi-kultur Indonesia.

Oleh karena itu, kehadiran multi-kultur di Pasar Senen ini menjadi penting dan perlu dipertahankan.

"Mereka harus diprioritaskan menjadi penghuni atau pedagang di Pasar Senen dengan diberikan kemudahan dan tidak dipersulit," katanya.

Rico menambahkan, Agus-Sylvi menginginkan Pasar Senen menjadi pusat perdagangan sekaligus menjadi lokasi wisata belanja dan kuliner.

Oleh karena itu, mereka sepakat mengenai perlunya peningkatan fasilitas, seperti kenyamanan pengunjung, keamanan, parkir, kebersihan, dan ketertiban di Pasar Senen.

"Hal ini perlu diterapkan agar Pasar Senen menjadi salah satu landmark Jakarta dan global," ujar Rico. 

Editor: rahimin
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved