Breaking News:

AM Fatwa Sebut Penangkapan Kader HMI Adalah Tindakan Gegabah

AM Fatwamenilai tindakan aparat kepolisian yang menangkap sejumlah kader HMI kemudian dijadikan tersangka merupakan tindakan yang gegabah.

Editor: Rahimin
Repro/Kompas TV
Suasana Kantor Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI) di Guntur, Jakarta Selatan, Senin (7/11/2016) malam 

TRIBUNJAMBI.COM - Anggota DPD RI, AM Fatwamenilai tindakan aparat kepolisian yang menangkap sejumlah kader Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) kemudian dijadikan tersangka merupakan tindakan yang gegabah.

Menurutnya, tindakan polisi menangkap kader HMI karena kurang berpikir panjang terhadap langkah yang dilakukan.

"Tindakan ini mengingatkan kita pada cara-cara penangkapan aparat intelijen terhadap para aktivis di masa otoriter orde baru," kata Fatwa melalui pesan singkat, Rabu (9/11/2016).

Senator asal DKI Jakarta itu menuturkan, penangkapan sejumlah kader HMI disinyalir menjadi sasaran awal membungkam gerakan aspirasi rakyat.

Bahwa dalam satu hari saja, lebih dari 200 pengacara siap menjadi pembela kader HMI.

"Hal ini menunjukkan aksi solidaritas yang bisa berkembang luas dan pada akhirnya menyulitkan Presiden Jokowi sendiri, dan menambah permasalahan baru," tutur Fatwa.

Fatwa pun mempertanyakan apakah langkah penangkapan kader HMI ini akan dijadikan pembuktian awal dari apa yang disebut presiden sebagai aktor politik di belakang Aksi Damai 4 November.

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved