Keluarga Korban PETI Kumpul di Posko Induk Evakuasi

"Keluarga korban sudah ngumpul sejak jam duo (14.00) tadi di posko induk. Kami lagi nunggu Pak Bupati (Al Haris)

Keluarga Korban PETI Kumpul di Posko Induk Evakuasi
TRIBUN JAMBI/MUHLISIN

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Muhlisin

TRIBUNJAMBI.COM, BANGKI - "Keluarga korban sudah ngumpul sejak jam duo (14.00) tadi di posko induk. Kami lagi nunggu Pak Bupati (Al Haris) yang lagi di jalan menuju kesini," ujar Camat Renah Pembarap, Azhar, Senin (7/11) sore.

Ia membenarkan bahwa evakuasi akan dihentikan. Penghentian itu akan secara langsung disampaikan oleh Haris kepada para keluarga korban yang sudah dikumpulkan.

"Pasukan (tim evakuasi) juga kan sudah balik galo dari lokasi. Resminyo kito nunggu Pak Bupati ini," ujarnya lagi.

13 hari sudah korban PETI terkubur di lobang jarum yang mereka gali. Per Senin (7/11) Pemkab Merangin resmi menghentikan proses evakuasi.

Bupati Merangin Al Haris, mengatakan operasi terhadap pencarian 11 korban tewas di tambang lubang jarum di Desa Simpang Parit, Kecamatan Renah Pembarap, dihentikan. Itu ia katakan saat memberikan sambutannya di depan anggota DPRD Merangin usai pembahasan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) 2016.

"Mulai hari ini, upaya operasi evakuasi dihentikan. Tidak ada lagi proses evakuasi," ujar Haris.

Haris juga langsung memerintahkan Camat Pangkalan Jambu, Sungai Manau, dan Renah Pembarap mengumpulkan keluarga korban. Keluarga korban diminta berkumpul di posko evakuasi, depan kantor Canat Renah Pembarap.

"Kita sudah melakukan segala upaya. Tapi ada saja kendala. Seperti ada yang menghalangi proses evakuasi korban. Perpanjangan evakuasi juga sudah berakhir," ujarnya lagi.

Penulis: muhlisin
Editor: fifi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved