Ekonomi Tumbuh tapi Lambat

Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jambi merilis bahwa pada Triwulan III tahun 2016 ini, ekonomi Provinsi Jambi meningkat

Penulis: Muzakkir | Editor: Nani Rachmaini

* Tertinggi disebabkan Lapangan Pekerjaan

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI -- Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jambi merilis bahwa pada Triwulan III tahun 2016 ini, ekonomi Provinsi Jambi meningkat sebesar 1,27 persen, atau 4,03 persen.

Meski terjadi sedikit peningkatan‎, namun dibandingkan periode yang sama dalam tahun sebelumnya yaitu sebesar 4,38 persen. Hal itu disebutkan oleh Dadang Hardiwan selaku Kepala BPS Provinsi Jambi.

Dia menjelaskan, ada beberapa faktor meningkatnya ‎ekonomi ditriwulan ke III ini. Diantaranya dari sisi produksi, pertumbuhan tertinggi dicapai oleh lapangan usaha Jasa Keuangan dan lapangan usaha Transportasi masing-masing sebesar 9,58 persen dan 9,36 persen. Dari sisi Pengeluaran oleh Konsumsi Rumah Tangga yang tumbuh 4,44 persen.

Secara year on year terlihat bahwa pertumbuhan ekonomi Jambi triwulan III 2016 juga didukung oleh meningkatnya lapangan usaha transportasi dan pergudangan sebesar 9,36 persen. berbeda dengan tahun lalu, dimana pada Triwulan III 2015 Jambi sempat mengalami bencana kabut asap yang mengganggu lapangan usaha transportasi dan pergudangan.

“Secara kumulatif triwulan I sampai III tahun 2016 terhadap triwulan I sampai III tahun 2015 (c-to-c), ekonomi Jambi tumbuh 3,68 persen, melambat dibanding periode yang sama tahun sebelumnya yang tumbuh 4,57 persen,” ungkap Dadang saat menyampaikan rilis dikantornya, Senin (7/11) siang.

‎Jika dilihat darisisi produksi, ekonomi di Triwulan ke III ini disebabkan oleh lapangan usaha Konstruksi yang tumbuh 9,17 persen. Kemudian diikuti oleh lapangan usaha Penyediaan Akomodasi dengan pertumbuhan 7,43 persen. Sedangkan dari sisi Pengeluaran komponen Konsumsi Lembaga Non Profit tumbuh 3,97 persen karena adanya Hari Raya Idul Fitri dan Idul Adha.

Sementara itu, secara kumulatif dari Triwulan I sampai III 2016, Lapangan usaha yang tumbuh paling cepat adalah Jasa Keuangan sebesar 9,82 persen. Dari sisi Pengeluaran oleh komponen Pembentukan Modal Tetap Bruto yang tumbuh 5,30 persen.

Sementara pada sisi pengeluaran, PDRB banyak digunakan untuk Komponen Ekspor sebesar 66,51 persen serta Komponen Pengeluaran Konsumsi Rumah Tangga, yaitu sebesar 45,02 persen. Namun terkoreksi oleh Komponen Impor Barang dan Jasa sebagai pengurang berperan 44,96 persen.Perekonomian Provinsi Jambi yang diukur berdasarkan besaran Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga berlaku triwulan III-2016 mencapai Rp43,43 triliun dan atas dasar harga konstan 2010 mencapai Rp32,76triliun

“Struktur ekonomi Provinsi Jambi pada triwulan III-2016 didominasi oleh lapangan usaha Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan yang memberikan kontribusi terbesar terhadap PDRB, yakni sebesar 29,66 persen,” jelasnya. (zak)

Sumber: Tribun Jambi
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved