Baru Satu Bulan Dibangun Sudah Hancur

Harusnya warga bisa memanfaatkan jalan tersebut bertahun-tahum, namun baru satu bulan selesai dibangun kondisinya sudah hancur.

Penulis: Herupitra | Editor: Nani Rachmaini
TRIBUNJAMBI/HERUPITRA
Jalan rusak Bangun Jayo, Kabupaten Sarolangun 

TRIBUNJAMBI.COM, SAROLANGUN - Jalan aspal sepanjang lebih kurang 600 meter dengan anggaran Rp 600 Juta yang bersumber dari APBD Kabupaten Sarolangun 2016 di Desa Bangun Jayo Kecamatan Bathin VIII, terkesan sia-sia. Harusnya warga bisa memanfaatkan jalan tersebut bertahun-tahum, namun baru satu bulan selesai dibangun kondisinya sudah hancur.

"Baru lebih kurang satu bulan yang lalu selesainya," kata Surtoyo warga yang ditemui dilokasi.

Saat dibangun kata Warga terkesan cepat-cepat selesai. Baik itu pondasinya maupun pengerasannya yang belum kuat kemudian langsung di aspal bahkan pondasinya juga diduga tidak sesuai standarnya.

"Kualitas aspalnya kami tidak tahu pasti apa bagus atau tidak. Tapi ini adalah proyek pemda sarolangun 2016 ini yang patut kami pertanyakan," tambahnya.

Pantauan dilapangan, tampak kondisi badan jalan baik itu ditengah maupun dipinggir bibir aspal sudah retak seribu dan tidak rata lagi. Bahkan badan jalan juga sudah banyak yang bergelombang. Ketebalan aspalpun terlihat dibawah 6 Cm.

Terkait hal ini, Kadis Pu dan Pera Kabupaten Sarolangun melalui Kabid Bina Marga Arief Hamdani belum bisa dihubungi.

Sementara itu, dari beberapa informasi yang didapatkan. Pengaspalan jalan yang mengunakan APBD Kabupaten Sarolangun 2016 ini tak hanya di Desa Bangun Jayo saja yang diduga pembangunan jalan aspalnya diduga tidak sesuai spek teknis. Namun juga ada di Daerah Kecamatan Limun, Singkut juga mengalami hal yang sama.(pit)

Sumber: Tribun Jambi
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved