"Kapal" Motor Ini Bisa Seberangkan 3 Sepeda Motor

TRIBUNJAMBI.COM, MUARABULIANI-Moda transportasi sungai masih menjadi alternatif bagi masyarakat yang

TRIBUNJAMBI/HERI PRIHARTONO
Moda transportasi sungai masih menjadi alternatif bagi masyarakat yang berada di Pasar Terusan dan Dusun Terusan, Kabupaten Batanghari. 

Laporan Wartawan Tribun Jambi Heri Prihartono

TRIBUNJAMBI.COM, MUARABULIANI-Moda transportasi sungai masih menjadi alternatif bagi masyarakat yang berada di Pasar Terusan dan Dusun Terusan, Kabupaten Batanghari.

Bahkan rute yang ditempuh selama kurang dari lima menit ini menjadi tumpuan masyarakat yang ada di Kecamatan Maro Sebo Ilir menuju Muara Bulian.

Satu diantara penambang kapal di lokasi ini, Mulyadi mengatakan penumpang dalam sekali keberangkatan biasanya terdiri dari 3 kendaraan bermotor. " Penumpang dalam sekali berangkat 3 motor hanya dua kali keberangkatan per hari," ujar Mulyadi.

Biasanya ia dapat mengakut hingga tiga trip keberangkatan saat tanggal muda karena banyak masyarakat yang membelanjakan uangnya pasca menerima gaji.

kapal di terusan
Moda transportasi sungai masih menjadi alternatif bagi masyarakat yang berada di Pasar Terusan dan Dusun Terusan, Kabupaten Batanghari.

Sementara itu penambang lainnya, Ayan mengatakan pada tanggal 1 sampai 10 mereka dapat mengantongi uang hingga Rp 100 ribu sementara memasuki hari tua maka maksimal hanya Rp 50 ribu. "Cukuplah untuk kebutuhan rumah tangga sampai anak sekolah," kata Ayan.

Karena jumlah kapal yang beroperasi mencapai 60 unit maka harus bergantian dengan yang lainnya. Sistem pergantian pun unik jadi setiap kapal yang pergi akan membuat kapal lain bergeser dan penumpang turun ke dek kapal yang terbuka. " Nengok urutan lah berdasar nama," kata Mulyadi.

Mulai tahun 2000 kapal penumpang ini mulai banyak bermunculan di sungai yang berjarak sekitar satu kilometer ini. Sebelum tahun 2000 jumlah kapal yang beroperasi tak banyak mengingat banyak masyarakat yang melalui jalan Muara Tembesi.

kapal di terusan
Moda transportasi sungai masih menjadi alternatif bagi masyarakat yang berada di Pasar Terusan dan Dusun Terusan, Kabupaten Batanghari.

Penyebrangan ini dianggap lebih praktis daripada melalui Muara Tembesi terutama warga transmigrasi yang berasal dari kecamatan Maro Sebo Ilir.

Bahkan dulu banyak sekali peminat denagn tujuan sekedar berwisata dan menikmati sungai Batanghari. " Dulu banyak terutama orang baru kalau sekarang jarang," ujar Mulyadi.

Nah jika wisata biayanya bergantung nego, sementara itu untuk berpergian dari Pasar Terusan menuju Dusun Terusan dikenakan biaya Rp 7000. " Gak bisa dipatokin kadang ada uang Rp 5000 ya jadilah," ujar Ayan.

Bahkan anak sekolah biasanya juga tak dikenakan biaya.

Penulis: heri prihartono
Editor: ridwan
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved