FOTO: Jembatan Timbang Muara Tembesi Rusak, Kendaraan tak Terpantau
Sejak 21 Oktober lalu jembatan timbang Muara Tembesi tidak beroperasi seperti biasanya.
Penulis: Heri Prihartono | Editor: Fifi Suryani
Laporan Wartawan Tribun Jambi Heri Prihartono
TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Sejak 21 Oktober lalu jembatan timbang Muara Tembesi tidak beroperasi seperti biasanya. Sejumlah kendaraan bermuatan bahkan dengan leluasa melintas tanpa ada pemeriksaan.
Menurut Kepala Jembatan Timbang Muara Tembesi Solahudin ada beberapa bagian yang error sehingga memerlukan perbaikan.
"Kita belum tahu kapan dioperasikan kembali entah akhir bulan atau awal bulan," ujar Solahudin.
Kejadian seperti ini sebenarnya bukan kali pertama. Sehingga pengawasan dan pemeriksaan baru dapat dilakukan setelah jembatan dapat digunakan kembali.
"Gak ada pengawasan dari kita," ujarnya.
Pengawasan yang dilakukan biasanya terkait dengan kendaraan yang kelebihan muatan dilakukan tilang atau perda.
Dengan tak beroperasinya jembatan timbang ini berarti kendaraan yang melintas tak terpantau muatannya.
"Mobil yang kelebihan muatan biasanya kita pantau," kata Solahudin.
Dalam satu hari biasanya 200 hingga 300 kendaraan bermuatan masuk dalam jembatan timbang baik lokal maupun luar daerah. Rasionya 10 hingga 20 kendaraan kelebihan muatan terjaring. Kendaraan bermuatan selain batubara, biasanya logistik dan muatan lainnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/31102016_jembatan-timbang_tembesi_20161031_001115.jpg)
