Tiba-tiba Saja Rahman Dipaksa Masuk Mobil

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA BUNGO - Kabar penculikan berhembus di Bungo. Korbannya disebut bernama M

Laporan wartawan Tribun Muhlisin Madras

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA BUNGO - Kabar penculikan berhembus di Bungo. Korbannya disebut bernama M Rahman (34), warga Dusun Air Gemuruh Kecamatan Bathin III.

Kabar yang dihimpun Tribun, penculikan terjadi pada Rabu (26/10). Rahman dipaksa masuk ke mobil terduga pelaku. Ia dijemput pelaku di sebuah bengkel berlokasi di Desa Tanjung Menanti, sekira jam 08.30.
Sorang saksi mengatakan, pelaku berjumlah sekira enam orang. Mereka menggunakan mobil minibus henis Toyota Avanza berwarna hitam dengan nomor polisi B 2949 BK.

"Korban dipukul oleh orang yang keluar dari mobil. Kemudian dipaksa masuk ke mobil hitam itu. Sekitar enam orang pelakunyo," ujarnya sembari meminta namanya tak ditulis, Kamis (27/10).
Bahkan, saksi sempat mengambil video momen penculikan itu. Dua hari terakhir video dugaan penculikan itu sudah beredar cukup luas di Kabupaten Bungo.

Beberapa jam kemudian, sekira pukul 15.00, istri Rahman bernama Simawati, ditelepon seseorang. Lewat telepon, pelaku minta uang tebusan Rp 125 juta. Pelaku minta tebusan dibayar paling lambat Kamis siang.
"Pelaku ngancam akan bunuh Rahman kalau uang tebusan dak dibayar. Mereka juga ngancam agar jangan lapor polisi," tambah sumber lagi.

Datuk Rio Air Gemuruh, mengakui sudah mendengar kabar itu. Namun ia mengatakan belum mengetahui motif dugaan penculikan itu.

Sementara itu, Waka Polres Bungo Kompol Chairul Anam menyarankan sebaiknya keluarga korban melapor. "Kalau memang ada kejadian lapor lah sama polisi. Biar kita bisa bertindak," ujarnya.
Kasus penculikan belakangan ini cukup menghebohkan Bungo. Karena baru seminggu berlalu ada kabar mengenar penculikan perempuan asal Kerinci. (lis)

Penulis: muhlisin
Editor: ridwan
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved