Breaking News:

Survei Geotermal di Jambi Melambat 40 Persen

Jambi punya potensi besar untuk energi panas bumi atau geothermal mulai dari kawasan Merangin hingga Kerinci.

Penulis: Jaka Hendra Baittri | Editor: Fifi Suryani
TRIBUN JAMBI/JAKA HENDRA BAITRRI
Karel Ibnu Suratno, Kepala Bidang Geologi Dinas Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Jambi 

Laporan wartawan Tribun Jambi, Jaka Hendra Baittri

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Jambi punya potensi besar untuk energi panas bumi atau geothermal mulai dari kawasan Merangin hingga Kerinci. Kedua blok ini masih dalam penelitian potensi. Namun, karena ada pemangkasan proses survei sedikit melambat 40 persen.

“Tapi menurut saya dampak itu tidak terlalu signifikan untuk di Jambi. Itu juga yang mengatur pusat,” kata Karel Ibnu Suratno, Kepala Bidang (Kabid) Geologi Dinas Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Jambi, pada Senin (24/10).

Dia mengatakan potensi Merangin ada 200 Megawatt ekuivalen (MWe) dengan potensi 50 Mwe. Sedangkan potensi Kerinci ada 250 Mwe dengan potensi 55 Mwe.

Geotermal blok Merangin saat ini sudah dipegang investor PT Energi Development Coorporation. “Mereka diberi tugas oleh pemerintah utuk tahap penyelidikan pendahuluan. Pemerintah menugaskan mereka,” katanya.

Sedangkan geotermal di Blok Lempur Kerinci sudah dilakukan eks[lorasi oleh PT Pertamina Geotermal Energy (PGE). PT ini memperoleh izin wilayah kerja panas bumi sejak 2012.

Dia mengatakan tantangan dari pemanfaatan energi geotermal ini adalah distribusi dan proses eksplorasinya yang perlu waktu panjang. Dia mengatakan untuk eksplorasi detail hingga proses comercial on date (COD) adalah tahun 2025.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved