Pernyataan Jessica Tambah Luka Keluarga Mirna

Saudara kembar Wayan Mirna Salihin, Sandy Salihin, mengaku sakit hati terhadap duplik yang dibacakan

Pernyataan Jessica Tambah Luka Keluarga Mirna
Kompas.com/David Oliver Purba
Keluarga Wayan Mirna Salihin menghadirkan manajemen dari Kafe Olivier beserta rekan Amir Papilia untuk mengklarifikasi pernyataan Amir beberapa waktu lalu, Senin (24/10/2016) 

TRIBUNJAMBI.COM, JAKARTA - Saudara kembar Wayan Mirna Salihin, Sandy Salihin, mengaku sakit hati terhadap duplik yang dibacakan terdakwa kasus kematian Mirna, Jessica Kumala Wongso, pada sidang yang digelar 20 Oktober 2016.

Pernyataan yang membuat Sandy dan keluarga sakit hati, adalah saat Jessica menyebut tante Sandy, Roosniati, menyampaikan ada uang yang dihamburkan untuk persidangan kasus kematian Mirna.

Pernyataan itu, kata Sandy, terkesan diplintir. Padahal Roosniati bermaksud mengungkapkan keprihatinan atas sidang tersebut.

"Pernyataan tersebut sangat melukai hati kami sekeluarga. Menambah luka dan kesedihan yang sangat mendalam," ujar Sandy, di Restoran Locanda, Jakarta Pusat, Senin (24/10/2016).

Sandy meminta agar dalam vonis yang akan dibacakan pada Kamis (27/10/2016), majelis hakim, jaksa penuntut umum, serta kuasa hukum Jessica, menggunakan hati nurani agar kasus kematian Mirna selesai dengan putusan yang adil.

"Keluarga besar Mirna mendukung dan menyerahkan keputusan, keadilan, kepada yang mulia majelis hakim yang telah mendengar secara adil saksi, dan fakta-fakta terkait kematian Mirna," ujar Sandy.

Mirna meninggal setelah meminum es kopi vietnam yang dipesan Jessica di Kafe Olivier pada 6 Januari 2016. Hasil pemeriksaan dari Puslabfor Polri menunjukkan bahwa Mirna meninggal karena keracunan sianida.

Jessica menjadi terdakwa dalam kasus ini dan dituntut 20 tahun hukuman penjara oleh jaksa penuntut umum.

Editor: fifi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved