Breaking News:

Hanya 11,8 Persen WNI Terlindungi Asuransi

Pemanfaatan asuransi oleh masyarakat Indonesia masih amat rendah. Hal ini terlihat dari angka utilisasi

Editor: Fifi Suryani
DOK/SHUTTERSTOCK
Ilustrasi asuransi 

TRIBUNJAMBI.COM, JAKARTA - Pemanfaatan asuransi oleh masyarakat Indonesia masih amat rendah. Hal ini terlihat dari angka utilisasi yang masih tak jauh dari 10%.

Deputi Komisioner Pengawas Industri Keuangan Non Bank (IKNB) I Otoritas Jasa Keuangan Edy Setiadi mengatakan dari total rakyat Indonesia saat ini, baru 11,8% diantaranya yang terproteksi oleh produk asuransi.

Rasio utilisasi yang kecil ini memang menawarkan potensi yang besar di sisi lain. "Artinya ceruk pasar masih sangat besar," kata dia pekan lalu.

Namun untuk memaksimalkannya, dia bilang perlu upaya lintas sektor industri. Yakni lewat bekerja sama dengan pelaku usaha di jasa keuangan lain untuk mendorong inklusi.

Misalnya saja dengan mendorong produk asuransi mikro lewat agen laku pandai yang dimiliki oleh perbankan. Selain itu penggunaan teknologi yang makin familiar dipakai masyarakat sampai ke level bawah pun harus terus dikembangkan.

Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved