Kemenangan Italia dan Rasa Bersalah Veratti

Italia menang 3-2 saat melawat ke Stadion Philip II dalam pertandingan ketiga kualifikasi Piala Dunia 2018, Minggu (9/10/2016).

TRIBUNJAMBI.COM, SKOPJE - Marco Verratti mengaku sebagai sosok yang bersalah atas gol Makedonia ke gawang Italia. Namun, kepercayaan diri tinggi para pemain membuat Italia bisa membalikkan keadaan dan memenangi pertandingan.

Italia menang 3-2 saat melawat ke Stadion Philip II dalam pertandingan ketiga kualifikasi Piala Dunia 2018, Minggu (9/10/2016).

Gli Azzurri - julukan Italia - sempat unggul terlebih dahulu melalui Andrea Belotti pada menit ke-24. Namun, tuan rumah bisa membalikkan keadaan lewat Ilija Nestorovski (57') dan Ferhan Hasani (59').

Gol pertama Makedonia diakui Verratti merupakan kesalahannya. Dia salah mengumpan sehingga membuat Nestrovski mencetak gol dan berbalik unggul 142 detik berselang.

"Gol itu merupakan kesalahan saya. Kami sebenarnya mengendalikan permainan sampai kesalahan saya itu," ujar pemain berusia 23 tahun itu kepada Rai Sport.

"Gol tersebut menimbulkan rasa percaya diri bagi pemain Makedonia dan membuat kami tertekan selama 10 menit," tutur gelandang Paris Saint-Germain itu.

Ciro Immobile tampil menjadi pahlawan Italia. Dia memborong dua gol penentu kemenangan Gli Azzurri - julukan Italia - pada menit ke-75 dan menit kedua injury time.

"Namun, para pemain membuktikan diri bahwa kami merupakan tim tangguh. Saya senang dengan hasil akhir dan mencoba untuk tidak melakukan kesalahan lagi," tutur Verratti.

Kemenangan dramatis di Skopje ini membawa Azzurri duduk di posisi kedua pada klasemen Grup G.

Mereka punya 7 poin, sama dengan sang pemuncak, Spanyol. Namun, Spanyol berhak menempati singgasana karena unggul selisih gol

Editor: nani
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved