Karhutla
Juli - Oktober, 216 Hektare Lebih Lahan di Provinsi Jambi Terbakar
Dari data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jambi, terhitung dari Bulan Juli hingga awal Oktober
Penulis: Tommy Kurniawan | Editor: Fifi Suryani
Laporan Wartawan Tribun Jambi, Tommy Kurniawan
TRIBUNJAMBI.COM - Dari data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jambi, terhitung dari Bulan Juli hingga awal Oktober ini setidaknya 216,35 hektare lahan di Provinsi Jambi terbakar
Kepala BPBD Provinsi Jambi Arif Munandar, mengatakan dari luasan lahan yang terbakar itu, Satuan Tugas (Satgas) kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) Jambi sudah mengamankan 35 orang tersangka pelaku pembakaran.
"Untuk meminimalisir kebakaran lahan dan hutan, Satgas Provinsi Jambi rutin memantau titik api melalui patroli udara menggunakan helikopter bantuan BNPB," kata Arif.
Minggu kemarin (2/10) tim Satgas menggunakan heli bell 206 melakukan patroli udara di wilayah Kabupaten Merangin, Batanghari dan Muarojambi. Dari hasil patroli tidak ditemukan titik api.
"Patroli darat terus dilakukan oleh masing-masing Satgas kabupaten/kota sesuai instruksi Dansatgas Karhutla Provinsi Jambi," jelasnya.
Selain itu, Satgas Karhutla Jambi juga terus melaksanakan rapat rutin penanganan karhutla di posko utama Satgas yakni di Bandara Sultan Thaha yang lama.
"Rapat penanganan karhutla juga terus dilakukan. Ini upaya Jambi dalam mencegah dan menangani kebakaran hutan dan lahan yang menyebakan bencana kabut asap," katanya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/rehabilitasi-orang-utan-terancam_20150923_221734.jpg)