Pilkada Serentak
Pengamat: Partai Hanya Sekedar Pemulus Administratif
Pemilihan Kepala Daerah serentak untuk di Jambi sudah dimulai. Kandidat tentu punya strategi masing-masing,
Penulis: Jaka Hendra Baittri | Editor: Fifi Suryani
Laporan Wartawan Triun Jambi, Jaka HB
TRIBUNJAMBI.COM - Pemilihan Kepala Daerah serentak untuk di Jambi sudah dimulai. Kandidat tentu punya strategi masing-masing, namun banyak faktor ternyata yang bisa menjadi faktor kemenangan calon.
Ferdiansyah Rivai selaku pengamat politik dari kalangan akademisi mengatakan jumlah partai pendukung bukan jaminan utama kemenangan dalam pilkada.
"Banyak contoh pemilu yang membuktikan bahwa jumlah partai pengusung hanya sekedar pemulus syarat administratif," katanya, pada Jumat (23/9).
Dia mengatakan ada tipe tradisional dan modern yang menjadi faktor kemenangan. Secara tradisional ada faktor popularitas terkait dengan sejauh apa si calon dikenal oleh masyarakat. Kemudian faktor finansial, hal ini menurutnya terkait dengan bahan bakar kampanye si calon. "Sistem pemilihan langsung membuat faktor ketersediaan uang menjadi penting," katanya.
Selain itu, katanya muncul pula opini publik bahwa calon yang sudah mapan secara keuangan akan cenderung tidak koruptif. Selain itu juga faktor keturunan. "Trah si calon biasanya menjadi bahan pertimbangan pemilih terkait dengan penilaian rekam jejak. Terakhir faktor mesin partai pendukung, kesamaan suku dan agama," katanya.
Selain faktor tradisional Ferdiansyah menyebutkan ada pula faktor modern atau yang lebih mutakhir. Seperti faktor tingkat literasi politik para pemilih.
"Pemilih di daerah perkotaan biasanya cenderung lebih detil dan kritis dalam melihat calon karena kelas menengahnya banyak dan masyarakat cenderung heterogen dengan pendidikannya. Rekam jejak calon akan dilihat lebih detil baik latar pendidikan hingga visi-misi," katanya.
Selain itu ada pula faktor strategi komunikasi politik dan penguasaan media. Kampanye yang kreatif dan terstruktur. "Survey berkala serta dukungan media massa juga faktor penentu," katanya.