Breaking News:

Kisah Irman dan Memei dari Bisnis Tanah Rp 14 M, Gula Hingga ke Bui

Pengacara Razman Nasution menceritakan, perkenalan Ketua DPD RI Irman Gusman dan perempuan pengusaha gula bernama Memi atau dikenal 'Ibu Memei'

Editor: Rahimin
TRIBUNNEWS/HERUDIN
Ketua DPD RI Irman Gusman keluar dari gedung KPK Jakarta menuju ke mobil tahanan KPK usai diperiksa, Sabtu (17/9/2016). Irman Gusman ditahan KPK bersama tiga orang lainnya setelah terkena OTT terkait dugaan suap kebijakan kuota gula impor tersebut KPK juga mengamanakan lima orang dan uang sebesar Rp 100 juta.. TRIBUNNEWS/HERUDIN 

TRIBUNJAMBI.COM - Pengacara Razman Nasution menceritakan, perkenalan Ketua DPD RI Irman Gusman dan perempuan pengusaha gula bernama Memi atau dikenal 'Ibu Memei' hingga akhirnya keduanya diciduk petugas KPK. Semua berawal dari jual beli tanah senilai Rp14 miliar.

Demikian disampaikan Razman Nasution di kantor KPK, Jakarta, Senin (19/9/2016), usai menemui Irman Gusman di Rutan Pomdam Jaya, Guntur, Jakarta Selatan.

Razman mengaku sudah mendapatkan surat kuasa dari Irman Gusman saat pertemuan di Rutan Pomdam Jaya Guntur.
Surat tersebut ditandatangani oleh Irman Gusman, namun belum tertera materai.

Ia menceritakan awal perkenalan dan hubungan Irman Gusman dengan Ibu Memei hingga akhirnya keduanya dan suami Memei, Dirut CV Semesta Berjaya, Xaveriandy Sutanto, terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) KPK pada Sabtu,17

September 2016 dini hari, karena diduga melakukan penyuapan Rp100 juta terkait pengurusan distribusi kuota gula impor.
Menurutnya, mulanya Irman Gusman tak mengenal Xaveriandy Sutanto selaku pemilik CV yang juga bergerak sebagai distributor gula di Sumbar.

Irman justru mengenal istrinya, Memei, yang juga sebagai pengusaha gula di Sumbar. Hubungan Irman dan Memei bermula saat keduanya melakukan jual beli tanah di kawasan Padang Industrial Park (PIP), Koto Tangah, Padang, Sumbar, senilai Rp14 miliar pada sekitar enam tahun lalu.

"Ibu Memei ini baru melunasi tanah yang dibelinya di Koto Tangah, Padang Rp 14 M," kata Razman.

Baru pada Ramadhan atau sekitar Juni 2016, Irman Gusman selaku Ketua DPD RI dan senator asal Sumbar bersama Wakil Gubernur Sumbar, Nasrul Abit dan Walikota Padang, Mahyeldi Ansharullah, melakukan pengecekan harga sembako.
Irman kaget lantaran harga gula di pasaran Sumbar mencapai Rp16.000/Kg menjelang Hari Raya Idul Fitri saat itu.

Padahal, harga normal gula sebelumnya hanya Rp 14.000/Kg. Saat itu, benak Irman teringat dengan Ibu Memei yang memang seorang pengusaha gula di Sumbar.

Lantas, ia menghubungi pengusaha tersebut. Ibu Memei menyampaikan kepada Irman, bahwa tingginya harga gula di Sumbar lantaran pasokan yang minim.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved